Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Belajar pada Siapapun

Menjadi ibu adalah sebuah amanah besar yang bagi saya tidak mudah. Tidak cukup dengan bisa mengandung dan melahirkan saja, tapi juga harus bisa mendidik dan membimbingnya di jalan ridhoNya. Saya tidak pernah segan untuk bertanya pada siapa pun tentang Cara mendidik anak. Saya tidak pernah segan untuk sharing dengan siapapun meski mungkin dia lebih muda dari saya. Sejak hamil, saya banyak bertanya dan belajar. Pada saudara, teman, sahabat, semua saya Tanya.  Saat pindah ke rumah yang baru kami beli, saya punya seorang tetangga yang juga memiliki anak kecil. Umur si kecil setahun di bawah Nada. Pernah beberapa kali kami bertemu, tapi dia hanya membawanya pertanyaanku tanpa memberi respon kembali. Anaknya sudah setahun lebih tapi belum bisa berjalan.  Saya jadi ingat saat dulu Gigi Nada tak kunjung tumbuh hingga hampir setahun. Semua temannya sudah punya Gigi, bahkan ada yang sudah banyak. Setiap bertemu orang yang sudah punya anak, saya Tanya kan. Di puskesmas, di pos...

Masih Maintenance Kos

Meski sudah nggak ada kerjaan  di kantor, sekarang yang saya kerjakan pengurusannya rumah dan kos yang dibangun suami sebelum kami menikah. Sejak kami menikah, semua urusan kos diserahkan sepenuhnya pada saya. Sampai maintenance juga saya yang pengurusannya. Dua hari ini saya sedang menunggu Tukang kerja pasang keramik dinding agar tidak bocor. Kemarin, saya ajak si kecil karena suami masih kerja. Hari ini, karna suami libur jadi saya sendiri mengurus Tukang sedangkan Nada katanya mau pergi jalan-jalan berdua entah kemana. Mungkin daripada dirumah suntuk mereka milih jalan-jalan aja. Itung-itung membuat seminggu yang nggak pernah ketemu anak. Sejak Nada sudah mulai beranak dewasa, kami mulai agak santai mengurus Nada. Mengajarkan disiplin dan mandiri padanya karena kami tak selamanya ada bersamanya. Si ayah juga bisa menemani Nada meski lama saya tinggal. Mengurus kos menjadi pekerjaan tidak rutin yang harus saya tangani. Menyenangkan sekedar untuk refreshing aja. Jadi bisa s...

Ceritanya Maintenance Kos

Hari ini, setelah Bantu Bunda cuci baju, Nada mandi pake air hangat supaya bisa berendam di ember. Udah rapi dan bersih si gendhuk nggak mau makan karena masih kenyang makan satu donat. Kami Naik motor Pakdhe yang ditinggal dirumah ibu karena Pakdhe masih beberes rumahnya di Surabaya. Kami berniat ke kantornya Mbah Lilik, adik kandung ibu mertuaku, mengambil tempat minum susu Nada. Kemarin kami pergi bersama dan tempat susu Nada kerinhgdi mobil Mbah Lilik. Dengan motor matic, Nada duduk di Depan saya. Kami menyusuri jalanan dari gatep menuju Kekalik lalu berbelok ke Jl Pemuda menuju Taman Budaya. Mbah Lilik yang tahun Depan pensiun menjadi Kasi di tempat yang aku sangat suka. Banyak kesenian dilakukan di tempat itu. Bangunan unik dan luas itu selalu membuatku jatuh hati. Kami masuk ke gedung Persis di belakang pos Satpam. Gedung A tempat Mbah Lilik berkantor. Nada langsung diajak masuk dan didaftarkan untuk ikut kegiatan kesenian yang akan dilakukan Beberapa Minggu besok. Meski bel...

Semangat menanti jodoh, Sahabat

Menikah itu bukan lomba, menikah itu bukan target, menikah itu bukan ukuran bahagia. Menikah itu ibadah. Menikah itu Allah SWT yang mengatur, bukan kita. Ikhtiar kita takkan berujung jodoh kalau ALLAH SWT belum berkehendak. Jadi, jangan merasa menang, merasa lebih bahagia, merasa lebih baik dengan sudah menikah. Jadilah pribadi yang lebih baik dengan menikah, memberikan support dan semangat kepada mereka yang belum menemukan jodohnya. Memberikan doa terbaik kita untuknya. Meski saya sudah menikah, saya berusaha untuk tidak menggurui kepada mereka yang belum menikah. Saya pun merasakan bagaimana keajaiban jodoh itu datang pada saya ketika itu. Ketika aku benar-benar ingin menikah, mereka yang dekat denganku tak kunjung memberikan kepastian hubungan kami. Hingga aku pun mengikhaskan semuanya dan seseorang lain datang meminangku tanpa berpacaran. Pertemuan ketiga kami di rumahku, dia pun menyampaikan niatnya meminangku, dua bulan setelah itu kami pun resmi menjadi suami istri. Ajaib...

Ibu jadi Mellow soal Anak

Kemarin, sore-sore saya sama Nada jalan-jalan ke Alfamart untuk beli minyak goreng dan sabun cuci piring. Kalo udah ke minimarket, pasti si mbak banyak sekali dipegang. Alhamdulillah dia nggak terlalu ngeyel soal jajan karena memang saya nggak membiasakan dia untuk beli jajanan. Sebisa mungkin saya membuatkan atau minta tolong mbah nya Nada untuk membuatkan yang saya nggak bisa. Selain untuk menjaga kesehatan juga nggak membiasakan untuk belanja jajanan. Jadi gampang untuk dirayu nggak usah aja. Alhasil, dia ambil eskrim deh, kalo itu udah nggak bisa lagi dilarang. Nggakpapa lah, daripada jajanan nggak jelas. Sampai dijalan, adzan maghrib sudah berkumandang. Kami sempet beli bakso bakar dulu di deket Masjid baru pulang. Karena Nada ngompol di celana nggak kuat nahan pipis di jalan, kami pun bergegas pulang. Saat masuk komplek, kami melihat seorang anak berdiri di depan rumahnya. Tetangga saya sekitar empat rumah selisihnya, namanya Gilda. Masih kelas 1 Sekolah Dasar. Aku kira di masih...

Ketika si Kecil Pengen Sekolah

Sadar pendidikan usia dini itu penting, semakin banyak orang tua yang memasukkan putra putrinya ke sekolah pendidikan anak usia dini yang mulai menjur. Sebagian besar berbasis agama yang memang banyak diminati oleh orang tua karena masa anak-anak harus memiliki landasan ilmu agama yang cukup kuat. Alhamdulillah, tidak terasa sudah hampir tiga tahun Bunda mendampingimu, Nak. Mendampingimu untuk bisa menjadi putri sholehan yang tidak hanya cantik parasnya tapi juga cantik hati dan jiwanya adalah sebuah amanah yang sangat besar untuk Ayah dan Bunda. Kami terus belajar untukmu, untuk bisa menjadi lebih baik dan membimbingmu menjadi pribadi yang lebih baik pula sebagai pertanggung jawaban kami pada Allah SWT yang menitipkanmu pada kami. Hari ini, Ayah pulang dari Bali setelah enam hari meninggalkan kami karena tugas kantor. Sejak berangkat Bunda sudah pesan untuk membelikan si cantik tas kecil saja karena sekarang dia sudah mulai membuat semua kantong plastik dan kantong belanjaan ja...

Belajar warna - Story of Nada

Hari ini, Nada kerumah Mbah di Ampenan. Katanya sekitar 15 menit Naik motor dari rumah. Nggak sejauh rumah uti, orang tua saya yang harus menempuh perjalnan 40km. Karena nggak punya temen, dia main semua peralatan dapur Mbah nya.  Panci, wajan, solet bumbu, sendok, telfon, microwave dan parutan keju jadi favorite kLo lagi disana. Pernah seminggu lalu, pisang kecil-kecil sambil makan sambil dipake main jual-jualan trus dimasukin microwave. Sampe kami pulang,lupa dikeluarin dan parah nya nggak ada yang tahu kalau pisang nya ditaruh di dalam microwave. Jadi,setelah dua hari Kita kesana lagi, Nada buka microwave ambil pisang yang dia simpen disana. Saya dan Mbah nya kaget sambil ketawa. Pisang itu udah agak busuk, untung nggak sampe ada nularnya.hihihi Hari ini, setelah bosan main masak-masakan, Nada mulai rewel minta digendong. Untung udah selesai masak jadi udah nggak ada yang dikerjain. "Ayo beresin dulu mainan nya,baru bunda gendong,"  Awalnya Nada rewel,nggak mau ...

Berkebun dan Mengenal Bentuk - story of nada

Senin, 31 Juli 2017 Hari ini ayah berangkat agak siang karena ngantor dulu di Mataram baru siang nya ke Lombok Timur. Bisa agak santai siap in sarapan dan beberes. Kalo Nada, jangan ditanya. Karena malem nya tidur agak malem jadi belum bangun. Selesai sarapan, kebetulan Nada bangun jadi bisa deh Salim ayah sebelum ayah berangkat kantor. Setelah cupola cipiki trus digendong sebentar sama ayah, kami (bunda sama Nada) mulai deh berkebun. Bunda dipesen ayah untuk nambahin tanaman di Depan pagar untuk durapiin. Ditambahin biar full, nggak lompat-lompat kayak sekarang. Nada Bantu ambil in air untuk siram tanah nya biar gembur jadi gampang untuk ditanami. Bunda sibuk bersih in rumput sambil coba ambil anak an ilalang besar ini, tapi ternyata gak bisa. Akhirnya bunda ambilin yang di Taman Depan kamar karena cukup banyak. Selesai dalam 15 menit lanjut nyapu dan bersihin selokan. Pas udah selesai, si mbak cantik lagi asik cuci baju dan celana nya yang bawah karena ambilin bunda air. Pagi...

Nada suka Puzzle

Hari minggu pagi, yang biasanya dipake ayah untuk me time (tidur) sekarang harus bangun pagi. Ada jalan santai ulang tahun kantor ayah. Hut BNI ke 77. Seharusnya kumpul di kantor jam 6 pagi karena jadwal jalan santai harus dimulai 06.30 WITA. Setelah jalan santai,senam lanjut sarapan pagi dengan nasi lining,siomay dan bakso juga tahu tek. Setelah itu baru lah permainan anak dimulai. Lomba pertama adalah lomba merangkai puzzle. Kebetulan nih, Nada lagi suka puzzle. Sayang lomba nya bukan untuk seumuran Nada. Karena penasaran dan lagi seneng merangkai puzzle dia minta merangkai. "Sabar ya sayang,nanti kalau kakak sudah selesai pake Kita pinjem," Nada menggangguk, dia tunggu di Depan arena lomba dan sesekali memenangkan puzzle nya pas lagi durapiin. Lucu nya lihat dia sabar menunggu tanpa ngerengek. Pinter anak bunda. Akhirnya sampai juga di final lomba ini. Puzzle yang dipake hanya sehaparuh nya karena sebagian terlalu mudah. Jadi lah Nada bisa pinjam sama adek naura. Sam...

Nada dan Sahabat

Sering bolak balik diajak ke rumah uti di Lombok Timur membuat Nada mudah beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan. Dulu waktu masih bayi, saya sering membawanya menggunakan kendaraan umum untuk kerumah ibu saya yang tinggal di Lombok Timur. Namun, sekarang karena kebetulan ayah Nada juga penempatan di Lombok Timur jadi kami bisa membawanya dengan menggunakan sepeda motor. Nada juga sudah cukup besar untuk dibawa Naik motor. Tidak lupa kami selalu memperhatikan safety riding. Sejak menikah, aku tinggal di Mataram. Ibu Kota nya NTB. Kami tinggal di Pulau Lombok yang terkenal eksotis dan link sedang mengembangkan destinasi wisata halal nya. Aku tinggal bersama mertua sebelum kami memiliki rumah sendiri seperti sekarang. Ibuku tinggal di Lombok Timur yang berjarak sekitar 45km dari Mataram. Kalau menggunakan motor, biasa kami harus menumpuk waktu sekitar 1jam. Sekarang Lombok semakin ramai,jadi kami harus berhati-hati meski waktu yang kami tempuh lebih lama. Nada sangat suka berada d...

Seleksi ELTA

Suara email berbumbu nyaring seperti biasa. Mungkin email lowongan kerja atau freelance yang aku setting untuk terus update. Ternyata email dari ELTA yang beberapa bulan lalu aku ikuti. Sekarang teman memberi tahu kalau ada kursus bahasa Inggris gratis yang di selenggarakan oleh penyelenggara beasiswa Australia (AAS) untuk pelatihan bahasa I Inggris gratia selama tiga bulan.  "lumayan untuk mengisi waktu luang," Tadi nya aku masih ragu,sampai link yang diberikan hilang. Waktu browsing beberapa bulan lalu nemu link ELTA dan membaca sepintas,sepertinya menarik. Menambah ilmu, menambah teman dan yang paling penting bisa ikut tes IELTS untuk bisa daftar beasiswa. Cita-cita yangasih terpendam. Singkat cerita aku iseng lah apply dan ternyata lolos seleksi administration. Tes tulis diidamkan tanggal 10 Juli 2017 Kemarin di gedung BPSDM provinsi NTB. ELTA yang diselenggarakan di 6 provinsi di Timur Indonesia ini diharapkan bisa meningkatakan keikutsertaan beasiswa AAS di daerah ...

Kuliahan

Seluruh tahun yang lalu, aku yang sibuk mencari kampus dan jurusan untuk kuliah. Masih terasa euforia mau jadi anak kuliah an. Merubahfase sekolah dengan beragam menjadi fase Mandiri tanpa beragam. Tangga, senang, semangat dan sibuk. Meski tidak sesuai yang keinginan karena menyediakan dengan budget orang tua, akhirnya jadi juga mahasiswi. Dengan teriring doa orang tua, perjuangan dan tekad, akhirnya gelar sarjana kusandang tujuh tahun yang lalu. Meski tanpa prosesi wisuda yang diidamkan banyak orang, aku tetap membanggakan orang tua dengan gelar sarjana yang tercantum di belakang namaku. Sekarang, Generasi selanjutnya yang merasakannya. Mengingantar saudara daftar ulang masuk perguruan tinggi di unram membuatku makin ingin me lanjutkan pasca sarjana seperti yang kucita-citakan selama ini. Berharap bisa berbagi ilmu, berbagi kebahagiaan dan berbagi cerita dengan apa yang domisili itu luar biasa  Mereka yang mendapatkan,mendukung dan turut bahagia atas diterimanya keluarg...

Hai cinta

Bersamamu adalah bahagia ku. Berada disisimu menjadi bagian dari hidup my sebuah anugerah Bersamamu adalah ibadah Mencintaimu karena Allah menjadi ladang ibadahku mendapatkan ridhoNya Yes,you. Yang menjabat Tangan Bapak ketika itu. Menerima tanggung jawab atasku. Menerima kekurangan dan kelebihanku. Menjadikan ku bagian penting dalam hidup mu. Cintaku, karena Allah, untukmu imamku. Semoga tetap bisa istiqomah, membangun cinta dalam Islam, mencari ridhoNya dan menjadi hamba yang lebih baik.

Love you beibh

Melahirkanmu adalah anugerah, menjaga my adalah amabah dan menyayangimu adalah bahagia. Dua tahun lima bulan serasa begitu membahagiakan karena melihat tubuh kembangmu, candamu, tasmu,tangismu, senyummu, dan tinggal lucumu membuat bunda dan ayah menjadi sangat bersyukur. Kau yang dulu kami rindukan di dalam kandungane,lahir membawa bahagia untuk semua. Merawatmu hingga sekarang sudah bisa ngomel, ngambek dan melucu tak adalah bahagia. Meski harus mengesampingkan diriku sendiri, merawatmu lebih menyenangkan. Terus di sampingmu, mengajarkanmu sesuatu yang baru, mendampimpingimu belajar tentang dunia adalah leluasa. Amanah ini yang harus terus kami jaga dan pertanggung jawabkan sampai nanti di akhirat. "Bunda mau permen" "Bunda mau berenang" "Bunda perut Nada sakit" Kamu sudah belajar banyak kalimat. Membuat bunda kewalahan dengan kepandaianmu. Membuat bunda kewalahan dengan lincahmu. Memanjat, melompat, mau ini mau itu. Katanya, "kitty ma...