Skip to main content

Kuliahan

Seluruh tahun yang lalu, aku yang sibuk mencari kampus dan jurusan untuk kuliah. Masih terasa euforia mau jadi anak kuliah an. Merubahfase sekolah dengan beragam menjadi fase Mandiri tanpa beragam. Tangga, senang, semangat dan sibuk.

Meski tidak sesuai yang keinginan karena menyediakan dengan budget orang tua, akhirnya jadi juga mahasiswi. Dengan teriring doa orang tua, perjuangan dan tekad, akhirnya gelar sarjana kusandang tujuh tahun yang
lalu. Meski tanpa prosesi wisuda yang diidamkan banyak orang, aku tetap membanggakan orang tua dengan gelar sarjana yang tercantum di belakang namaku.

Sekarang, Generasi selanjutnya yang merasakannya. Mengingantar saudara daftar ulang masuk perguruan tinggi di unram membuatku makin ingin me lanjutkan pasca sarjana seperti yang kucita-citakan selama ini. Berharap bisa berbagi ilmu, berbagi kebahagiaan dan berbagi cerita dengan apa yang domisili itu luar biasa
 Mereka yang mendapatkan,mendukung dan turut bahagia atas diterimanya keluarga mereka melalui jamur beasiswa. Mereka menjadi barisan paling Depan untuk memberi support. Mereka lah pemberi doa tulus untuk mahasiswa baru ini agar memiliki kehidupan yang lebih baik, bermanfaat untuk sesama dan bisa menjunjung nama baik keluarga. Harapan tulus mereka lah yang mendorong anak-anak ini terus maju mengejar cita mereka.

Mereka yang berjajar, harapan penerus bangsa. Generasi baru pemberi warna untuk dunia kelak. Penentu kemana arah bangsa ini akan dibawa. Meski dari pulau kecil di ujung Indonesia,tapi orang hebat justru datang dari daerah2 yang tak dikenal. Semangat adik-adik!!! Semoga sukses!!! Beasiswa itu semoga bermanfaat bukan hanya untukmu,tapi juga semua orang. 

Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...

Belajar dari Mereka yang Mandiri

  Saya mau cerita sedikit tentang seorang teman atau bosku, saya pun bingung menyebutnya apa. Saya tidak tahu darimana awal mula kenal denganya, seigat saya sudah berteman di sebuah media sosial Facebook. Mbak Asya namanya, menawarkan sebuah bisnis sampingan untuk ibu rumah tangga. Saat itu sepertinya Hafiz Doll dan buku anak super keren yang harganya lumayan menguras kantong. Nah, saya waktu itu kurang tertarik karena selain mau arisan males mikir lama, tapi mau cash lumayan juga. Saat itu, menyisakan uang belanja untuk menabung buku butuh kencangkan ikat pinggang yang ekstra. Mau jadi bisnis menambah uang jajan? Minat baca di Lombok masih belum saya kuasai, apalagi saya hanya pendatang yang tidak punya banyak teman. Tak lama, Mbak Asya menawarkan sebuah bisnis sampingan santai untuk menambah uang jajan anak. Dia punya sebuah usaha advertising yang baru dibangung bersama suaminya dan butuh copy writer freelance. Aku yang memang pada dasarnya suka menulis pun mencoba melamar untuk ...