Skip to main content

Posts

Menikmati sore di Cocotinos Sekotong

Recent posts

Infinity Muslim Heroes, Buku Pemantik Semangat Meneladani Tokoh Nyata

Membaca buku bukan hanya sekedar mengisi waktu luang, tapi juga salah satu cara untuk mendapat insight baru.  Menguatkan pondasi keimanan pada usia anak dan remaja menjadi fokus saat ini  karena perkembangan zaman yang serba cepat dan modern. Peristiwa yang terjadi di dunia ini pun menjadi semakin banyak yang mengejutkan.  Memiliki idola yang benar seiring dengan menanamkan akidah akhlaq menjadi usaha setiap orang tua yang ingin menanamkan karater baik yang kelak biisa menjadi pegangan mereka ketika dewasa mengambil langkah menjadikan dunia sebagai ladang menebar amal.  Kisah teladan tokoh terdahulu yang ada di buku siroh menjadi sosok yang sangat ingin saya ceritakan kisahnya untuk mengugah kesadaran anak-anak memiliki tokoh yang bisa dijadikan teladan dalam kepemimpinan maupun kekuatan karakter untuk menjalani tugas sebagai khalifah di bumi untuk menjadi manusia terbaik melakukan amalnya. Buku "Infinity Muslim Heroes" karya Ustdaz Edgar Hamad Syaf Muhmmad Isa menja...

Bude Sinta dan Kenangan Baiknya

Setelah tiga puluh hari, beliau akhirnya mengkhiri takdirnya sebagai hambaNya. Bude Sinta meninggal di usia 52 tahun. Perjuangannya melawan diabetes sudah berakhir. Berawal dari luka yang ada di telapak kaki, ternyata itu adalah perjuangan terahirnya pada diabetes. Infeksi yang menyebar setelah dibersihkan lukanya membuat jempol kaki dan betisnya harus diamputasi. "Saya semangat, Mbak. Saya bilang dokter, kalaupun jempol saya harus diamputasi, saya tidak apa-apa. Katanya dokter tidak perlu , dibersihkan saja daging yang infeksi di bawahnya," kalimat terakhir yang bisa dikeluarkannya sebelum merasa kesakitan terus menerus hingga kata "capek" terlontar sebeum tidak sadarkan diri. Memendam rasa sakit hati menemani harinya di tengah perjuangannya melawan diabetes bertahun-tahun. Ia tak mau menyerah, tapi tubuhnya tak sanggup menahannya.  Kehilangan orang  terdekat  sama seperti kehilangan keluarga. Seorang yang cukup dekat dengan anak-anak, sosok baik hati itu akhirnya ...

Menerima Tawaran Sharing Teman Baik untuk Meramu Sudut Padang di Ipedia

 Menerima tawaran mencoba sesutu yang baru. Kali ini menerima tawaran Mbak Winny, seorang teman di komunitas yang memiliki banyak kegiatan sosial dan media sosial. Sebagai Generasi Milenial akhir dan bergaul dengan Gen Z, ia banyak membawa warna di pertemanan kami. Mbak Winny mengajakku menceritakan sudut pandangku tentang mimpiku. Ia mengatakan kalau ceritaku membuatnya memiliki sudut pandang yang baru tentang penerimaan dan merubah arah mimpi sebelum dan setelah menikah. Mimpi seorang istri dan Ibu tak bisa selamanya sama dengan mimpi ketika kita masih lajang. Ada banyak yang Allah takdirkan untuk mewujudkan mimpi setelah menikah dengan ridho suami. Namun, ada juga yang harus mengubah arah mimpinya karena banyak faktor. Aku yang sempat ingin melanutkan sekolah lagi harus terbentur dengan izin suami.  Ego atau Ridho Suami, Seharusnya Bukan Pilihan "Kalau kamu keluar, saya sama siapa?"  Kalimat itu sempat membuat saya merasa sangat kesal karena saya harus merelakan apa ya...

5 Hari Pelatihan Merajut oleh Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram

Anak-anak sudah mulai sekolah lebih lama. Saya mencari kesibukan yang baru, mencari pengalaman baru. Kebetulan mendapat informasi pelatihan menjahit yang diadakan oleh Dinasrtem Perindustrian, Koperasi dan UKM. Meski dialihkaan menjadi kursus merajut, tapi usulan untuk mendapatkan mesin jahit tetap dilakukan Awal Januari dikirimkan link oleh sepupu, akhir Januari dibuat grup whatsapp kemudian dilakukan pendatan wilayah tempat tinggal untuk memastikan domisili ada di kota Mataram sebab tahun sebelumnya banyak yang berasal dari Lombok Barat perbatasan dengan kota Mataram. Pembatasan ini dilakukan karena penyelenggara pelatihan ini dari Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram.  Kami mulai tanggal 2 Februari di Ballroom Lombok Plaza Hotel. Akan bertemu orang baru di tempat yang baru, berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya yang selalu berkaitan dengan literasi. Beda suasana, beda bidang ilmu dan beda lingkup sosial.  Anak-anak sudah di sounding kalau Bunda akan ada ...

Stay Cation di Rajavilla Hotel, Senggigi

 Lombok tak pernah kehabisan cara untuk menunjukkan pesonanya. Staycation merupakan cara untuk bisa membuat jatuh hati. Bahkan untuk sekedar staycation menikmati pagi hingga senja di tepi pantai. Membuat cerita bersama anak-anak menikmati hari, membuat cerita, menjadi bekal memori baik kelak.  Kami memutuskan untuk menikmati weekend di Rajavilla Senggigi. Sebuah peginapan di deretan Pantai Senggigi, dekat dengan area foto Sunset View. Tidak jauh dari rumah, mencari pengalaman baru, membuka cerita bersama anak-anak, menikmati ngobrol bersama.  Melihat bulan-bulan Januari dan Februari adalah musim hujan dan masuk low seasson bagi traveller, harga hotel mejadi lebih murah. Beberapa hote di traveloka yang terlihat banyak yang turun harga. Kami menggunakan aplikasi traveloka mendapat harga Rp. 729.273,-/malam. Kami bergegas packing karena lokasi tak jauh dari Kota Mataram. Kami berkendara hanya sekitar 20- 30 menit dengan kecepatan sedang. Sebelumnya kami sudah menyiapkan cami...