Skip to main content

Ibu Juga Berhak Punya Dunia




\
Menjadi Ibu merupakan fase yang tidak mudah. Diri yang bisa menjadi diri sendiri seutuhnya untuk mengambil keputusan dan menentukan arah hidupnya. Namun, semua harus beradaptasi setelah menjadi istri dan ibu. 

Banyak pertimbangan yang tidak mudah untuk mengambil keputusan. Ada orang lain yang masuk pertimbangan bahkan juga izin orang yang menggantikan tanggung jawab ayah, yaitu suami. Pentingnya mencari suami yang se visi dan se misi penting untuk tetap bisa menjadi diri sendiri meski sudah memiliki banyak predikat.

Sebagai hambaNya, kita pun diberikan kesempatan untuk melakukaan amal terbaik di dunia untuk menjalankan peran di dunia untuk bekal di akhirat kelak. Bahkan Islam memberikan kesempatan yang sama untuk perempuan mengembangkan diri sesuai dengan kelebihan yang dimilikinya. 

Saat perempuan diberikan ruang untuk mengembangkan diri, saat itu ia bangga dengan dirinya, saat itu dia bisa menumbuhkan kebermanfaatannya kepada sekitar dan maksimal dalam menjalankan peran sebagai istri dan ibu. 

Ia bukan penumpu kesalahan orang lain, ia juga tidak bertanggungjawab penuh atas keberhasilan ataupun kegagalan anak-anaknya. Keluarga merupakan tim yang saling melengkapi. Semua ambil bagian dalam rumah tangga, tidak semua hal kesalahan ibu dan yang lebih penting lagi kalau ada Kuasa Allah SWT yang selalu menjadi penentu utama dari setiap apa yang terjadi di hidup kita.

Ibu memiliki peran untuk membuat rumah menjadi rumah, rumah menjadi hangat dan rumah menjadi tempat ternyaman. Tentu ini harus didukung dari ibu yang tenang dan waras. Tidak ada ibu yang sempurna, ia pun butuh memenuhi tangki cintanya dan memiliki ruag untuk dirinya sendiri.

Tak peduli apa yang orang lain katakan tentang dirinya, bahkan mungkin kalau diberikan suami yang tidak mendukung dengan passionnya yang dianggap sia-sia padahal itu adalah caranya mengisi tangki cinta dan mencukupi kebutuhan dirinya, ia masih bisa terus berjalan dengan keyakinannya.Ia bisa mengubah sudut pandang, tapi tidak mematikan diri sendiri dan tetap menjadi diri sendiri. Ia akan tetap bisa menjadi diri sendiri, memancarkan kecantikan dirinya karena ia tak pernah mengharap validasi dari orang lain meski orang terdekatnya sendiri tidak memberikan dukungan atas passionnya.

Tidak apa untuk mengambil jeda, tidak apa untuk menemukan diri dan tidak apa mereka berkata apapun tentangmu, Ibu. Kamu berkah bahagia, menemukan dirimu, menjadi dirimu dan tetap mengembangkan senyum terebaikmu. Terus menjadi pembelajar sepanjang hayat, lakukan kebaikan selama kamu bisa melakukan, tidak apa dianggap rendah orang lain, tapi kamu harus tahu kalau kamu istimewa. Selamat menjalani menjadi diri yang terus bertumbuh di jalan ridhoNya


_catatan Venti_

Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Yant Sorghum, Pioneer Budidaya dan Olahan Sorgum di NTB

  Sorgum merupakan sebuah tanaman lahan kering yang kaya manfaat. Namun, tanaman ini kurang dibudidayakan karena dirasa kurang menjanjikan. Sorgum  ( Sorghum bicolor (L .) Moench ) termasuk famili Graminae (Poaceae )   ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita, tapi tidak banyak yang memanfaatkannya. Bahkan di Lombok pun hanya digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Tanaman ini tidak sulit dibudidayakan sebab merupakan tanaman lahan kering yang cocok dengan lahan pertanian yang ada di beberapa daerah di Pulau Lombok. Namun, karena hanya biasa dimanfaatkan untuk pakan ternak, tidak banyak petani yang membudidayakannya.     Peluang ini dilihat oleh Ibu Nur Rahmi Yanti. Seorang penyuluh pertanian lulusan Universitas Mataram ini memulai pengembangan budidaya sorgum di Lombok. Melihat manfaat sorgum dan ingin mencari sesuatu yang baru untuk diproduksi, Ibu Yanti mencoba untuk mengembangka...

Resume Kajian Peran Orang Tua dalam Peguatan Pola Pengasuhan di Era Digital oleh Ustadz Lalu Yulhaidir

Hari Sabtu, 19 November 2022 Majelis Taklim Al Mahabbah di bawah Komite Sekolah SDIT Fauziah Yarsi Mataram menyelenggarakan Kajian dan Parenting untuk Wali Murid dan Pengajar di lingkungan sekolah Tema yang diusung adalah Peran Orang Tua dalam Penguatan Pola Asuh di Era Digital yang disampaikan oleh Ustadz Lalu Yulhaidir, M, Psi (Psikolog). Ilmu Psikologi itu penting dalam mendidik anak karena merupakan seni dasar dalam membersamai anak-anak. Saat memahami psikologi, akan lebih mudah melakukan pendekatan dan penanganan terhadap suatu permasalahan pada anak. bahkan dr. Adian Hasan pernah mengatakan kalau psikologi adalah keharusan.  Era Digital yang semakin menguasai dunia ini memang sudah menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Banyak hal positif dan bermanfaat yang tercipta, tapi banyak juga hal negatif dampak dari Digitalisasi ini. Tinggal bagaimana kita bijaksana dalam memilih langkah atas sebuah tantangan zaman.  Seperti kata Umar Bin Khattab   "Dunia ada di ...