Kami diperbolehkan berenang meski tidak menginap, tapi menikmati makanan di Resto. Tidak ada minimal order, loh Pemandangan pantai menjadid aya tari tersendiri. Menikmati tanpa keramaian. Cerita di setiap perjalanan merupakan rasa yang tak pernah hilang untuk bisa membuat memori baik bersama anak-anak. Kesibukan satu minggu terhapus dengan perjalanan jauh menikmati alam Lombok yang tak pernah gagal membuat energi kembali terisi. Siang itu kami memutuskan untuk menyusuri Lombok ke arah selatan, melewati Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas. Dua tempat yang tak kalah sibuk dengan Bandara Internasional Lombok. Tiket pesawat dengan harga yang tidak murah membuat banyak orang memutuskan untuk menggunakan kapal laut meski memang waktu yang dibutuhkan lebih lama. Kami melihat antrian truk di tanah lapang di pinggir jalan. Pelabuhan Gili Mas terlihat jelas, tapi tidak seramai Pelabuhan Lembar. Namun, terlihat hidup dengan antrian kendaraan terutama truk logistik. Pelabuhan ...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..