Menikah. Sebuah kata yang banyak orang menilai sebagai sebuah pencapaian. Banyak yang membuatnya menjadi target hidup dan impian karena semua berharap menikah adalah untuk seumur hidup. Bagi mereka yang belum menikah, pasti memiliki espektasi yang tinggi tentang menikah. Namun, jarang yang bisa menerima kenyataan dan peristiwa tak terduga yang terjadi setelah menikah. Persiapan pernikahan biasanya menjadi titik awal banyaknya perbedaan dan selisih pendapat. Menyatukan dua manusia saja sulit, apalagi dua keluarga yang tentu memiliki harapan tersendiri tentang pernikahan impian putra-putri mereka. Perbedaan latar belakang, perbedaan susut pandang dan budaya sangat berpengaruh terhadap kelancaran acara. Mungkin memang mempelai lebih mudah menyepakati perbedaan, tapi kadang tidak dengan keluarga kedua belah pihak, apalagi cara komunikasinya pun tidak efektif. Baru saja, seorang sepupu dari keluarga Ibu di Lombok Timur melangsungkan pernikahan dengan orang Lombok Barat. Masih dal...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..