Skip to main content

Posts

Showing posts with the label literasianak

Membacakan Buku di Berbagai Jenjang Kelas SDIT Putri Abu Hurairah, Mataram

 Kerjasama Rumah Peradaban dengan SDIT Putri Abu Hurarairah sebagai upaya meningkatkan tingkat literasi anak-anak masih berlanjut.Caranya dengan membacakan buku agar mereka tertarik baca buku masih berlanjut.  Kami diberikan jadwal membacakan buku di berbagai jenjang kelas sebagai percobaan. Kami juga masih membaca misi mengenalkan buku yang ada di Rumah Peradaban kepada lebih banyak anak.  Setiap hari kami diberi waktu satu jam untuk satu kelas contoh. Ini sudah cukup lama bagi kami karena kami akan membacakan masing-masing kelas 2 buku saja untuk memantik mereka menjadi senang dan menambah pengetahuan baru dengan dialog di dalamnya. Selanjutnya mereka akan kami beri waktu membaca mandiri buku yang kami bawa hari itu. Senin Bersama Kelas 3A Kelas hari Senin , kami membacakan adik-adik kelas 3A. Kelas di SD ini dibagi berdasarkan cara belajar anak-anak. Sepintas, dibanding kelas 2 lalu, kelas ini lebih senyap dan kurang ekspresif. Kelas 2 lalu memang kelas anak kinestetik...

Baca Buku Digital, Ibu harus Tahu

Rasanya pertanyaa seperti di judulu itu sering dibahas. Saya pun setuju dengan semua pemaparan tentang pentingnya suka membaca dan terbiasa membaca. Tingkat kemampuan literasi tidak sebanding dengan kemampuan membaca sebab mereka hanya bisa membaca tanpa memahami maknanya dan menginterpretasikan apa yang dibaca. Membaca buku adalah sebuah cara berproses. Membaca bukan hanya tentang mengenali tulisan dan bisa merangkaikan kata menjadi kalimat yang berkesinambungan dalam sebuah paragraf menjadi sebuah cerita. Membaca memiliki banyak sekali dimensi manfaat yang baik untuk semua kalangan.  Membaca bisa menjadi kebiasaan ketika sudah sering dilakukan sejak dini. Menjadi pembaca adalah pembelajar. Itu tak bisa dipisahkan sebab dalam membaca ada proses belajar memahami, mengerti dan memaknai. Mendapatkan insight baru dari setiap yang dibaca, bisa sebagai sarana regulasi emosi, sarana healing, sarana introspeksi, menemukan teladan dan juga jembatan pada banyak hal baru yang belum pernah di...

Jalan-Jalan ke Sekolah Pesisi Juang

Memiliki banyak teman dengan visi yang sama merupakan anugerah. Selalu ada rasa optimis menelusup ketika bersama mereka. Mereka yang dengan caranya bermanfaat untuk sekitarnya. Bukan berharap untuk keuntungan diri semata, tapi juga berharap untuk bisa punya andil menjadi agen perubahan di sekitar kita.  Tidak apa tidak berdampak besar sekarang. Tidak apa hanya bisa ngobrol mendapat insight dari orang hebat sekarang, semoga kelak akan ada generasi berikutnya yang bisa mewujudkan cita kami, harapan dan perubahan menjadi lebih baik.  Salah satu anugerah yang Allah berikan ketika niat itu perlahan mulai dijalankan adalah dipertemukan dengan banyak teman yang sedang melakukan perjuangan yang sama. Mbak Debi, seorang Ibu yang pengalamannya cukup banyak yang kini berkecimpung di dunia PAUD Pulau Gili Trawangan.  Beliau mengajak saya bertemu dengan pengelola sebuah sekolah di tengah kampung nelayan daerah Ampenan, Mataram. Setelah beberapa kali membuat janji dan gagal, akhirnya s...