Skip to main content

Infinity Muslim Heroes, Buku Pemantik Semangat Meneladani Tokoh Nyata





Membaca buku bukan hanya sekedar mengisi waktu luang, tapi juga salah satu cara untuk mendapat insight baru. Menguatkan pondasi keimanan pada usia anak dan remaja menjadi fokus saat ini  karena perkembangan zaman yang serba cepat dan modern. Peristiwa yang terjadi di dunia ini pun menjadi semakin banyak yang mengejutkan. 

Memiliki idola yang benar seiring dengan menanamkan akidah akhlaq menjadi usaha setiap orang tua yang ingin menanamkan karater baik yang kelak biisa menjadi pegangan mereka ketika dewasa mengambil langkah menjadikan dunia sebagai ladang menebar amal. 

Kisah teladan tokoh terdahulu yang ada di buku siroh menjadi sosok yang sangat ingin saya ceritakan kisahnya untuk mengugah kesadaran anak-anak memiliki tokoh yang bisa dijadikan teladan dalam kepemimpinan maupun kekuatan karakter untuk menjalani tugas sebagai khalifah di bumi untuk menjadi manusia terbaik melakukan amalnya.

Buku "Infinity Muslim Heroes" karya Ustdaz Edgar Hamad Syaf Muhmmad Isa menjadi oase di tengah  kegalauan kami melihat anak-anak kami sangat familiar dengan superhero yang ada di film-film, api tidak kenal dengan tokoh muslim yang memiliki kelebihan luar biasa yang sangat nyata, bukan hanya cerita fiksi.

Selama ini, buku siroh yang menceritakan tentang tokoh muslim yang hebat jarang dilirik anak remaja karena tidak  dianggap menarik untuk  mereka mau membacanya. Ditambah banyaknya tontonan dengan ilustrasi yang menarik, cerita fiksi yang hebat dan luar biasa lebih dekat dan diminati oeh kalangan anak dan remaja.

Buku Infinity Muslim Heroes menjadi buku yang sangat membuka wawasan tentang perbandingan tokok fiksi dengan tokoh nyata yang lebih hebat dan bisa diteladani. Hebat dan luar biasa dari sudut pandang kenyataan, didasari pada ridhoNya. 


 Buku ini  menarik karena bahasanya yang mudah dimengerti dan tidak terasa menggurui. Apalagi untuk anak-anak beranjak remaja yang senang dengan segala sesuatu yang luar biasa, buku ini memberi sudut pandang yang menarik. Tentu tidak ada tokoh yang sama persis dengan tokoh  fiksi di film.

Kisah Aladin yang memiliki lampu ajaib yang bisa mengeluarkan jin pengabul permintaan dibandingkan dengan kiah Abdurrahman bin Shakhrin. Berasal dari keluarga miskin yang berubah menjadi seorang yang berilmu dan disegani dengan proses yang merupakan usahanya menghafal hadist sehingga dijuluki Abu Hurairah. Berbeda dengan Aladin yang hidupnya berubah menjadi terkenal dan disegani karena jin dalam lampu ajaibnya kemudian menikahi putri Raja Agrabah, sosok Abu Hurairah pantang menyerah mempelajari hadist Nabi hingga menjadi asistennya sampai menjadi 'bintang' dengan hafalan hadistnya yang bisa mengalahka orang-orang yang lebih dulu belajar dengan Rosulullah. 

Tokoh fiksi itu tinggi karena harta sedang abu Hurairah tinggi karena ilmu. Berbeda sudut pandang dalam melihat sosok idola yang patut dicontoh merupakan penggambaran yang menarik di buku ini. Selain tokoh Abu Hurairah, buku ini juga membandingkan tokoh luar biasa dari film yang terkenal di seluruh dunia seperti Spiderman yang disandingkan dengan Usamah bin Zaid.

Ketika Peter Parker yang secara kebetulan menjadi luar biasa setelah digigi binatang membuatnya memiliki kekuatan luar biasa seperti laba-laba, Usamah bin Zaid adalah sosok pemuda yang memimpin bala tentara terbaik melawan imerium terbesar saat itu, Romawi Timur pada usia 17 tahun. Pahlwan nyata di usia muda, tentu tidak dengan instant, tapi proses yang membuatnya kuat bahkan hingga sampai manahkodai Sahabat Umar Bin Khattab, Abdurrahman bin Auf dan sahabat hebat yang lain. 



Membaca setiap kalimtnya seperti sedang diajak untuk bermuhasabah dan membayangkan keadaan di masa yang sangat jauh sebelum ini ketika keterbatasan menurut kita sekarang justru membentuk banyak tokoh hebat di masanya. Tekad yang kua, usaha yang tak kenal lelah dengan nit mencari ridhoNya maka hasil terbaik merupakan sebuah anugerah.

Hal yang mungkin bisa didapatka juga kalau bisa meneladani mereka yang bukan fiksi. Saya sangat menikmati buku ini dan tak mau berhenti membaca seperti sedang membaca novel. Menikmati gaya bahasaya yang santai, lugas, tapi memberikan energi positif dan menggugah semangat. 

Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Yant Sorghum, Pioneer Budidaya dan Olahan Sorgum di NTB

  Sorgum merupakan sebuah tanaman lahan kering yang kaya manfaat. Namun, tanaman ini kurang dibudidayakan karena dirasa kurang menjanjikan. Sorgum  ( Sorghum bicolor (L .) Moench ) termasuk famili Graminae (Poaceae )   ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita, tapi tidak banyak yang memanfaatkannya. Bahkan di Lombok pun hanya digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Tanaman ini tidak sulit dibudidayakan sebab merupakan tanaman lahan kering yang cocok dengan lahan pertanian yang ada di beberapa daerah di Pulau Lombok. Namun, karena hanya biasa dimanfaatkan untuk pakan ternak, tidak banyak petani yang membudidayakannya.     Peluang ini dilihat oleh Ibu Nur Rahmi Yanti. Seorang penyuluh pertanian lulusan Universitas Mataram ini memulai pengembangan budidaya sorgum di Lombok. Melihat manfaat sorgum dan ingin mencari sesuatu yang baru untuk diproduksi, Ibu Yanti mencoba untuk mengembangka...

Resume Kajian Peran Orang Tua dalam Peguatan Pola Pengasuhan di Era Digital oleh Ustadz Lalu Yulhaidir

Hari Sabtu, 19 November 2022 Majelis Taklim Al Mahabbah di bawah Komite Sekolah SDIT Fauziah Yarsi Mataram menyelenggarakan Kajian dan Parenting untuk Wali Murid dan Pengajar di lingkungan sekolah Tema yang diusung adalah Peran Orang Tua dalam Penguatan Pola Asuh di Era Digital yang disampaikan oleh Ustadz Lalu Yulhaidir, M, Psi (Psikolog). Ilmu Psikologi itu penting dalam mendidik anak karena merupakan seni dasar dalam membersamai anak-anak. Saat memahami psikologi, akan lebih mudah melakukan pendekatan dan penanganan terhadap suatu permasalahan pada anak. bahkan dr. Adian Hasan pernah mengatakan kalau psikologi adalah keharusan.  Era Digital yang semakin menguasai dunia ini memang sudah menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Banyak hal positif dan bermanfaat yang tercipta, tapi banyak juga hal negatif dampak dari Digitalisasi ini. Tinggal bagaimana kita bijaksana dalam memilih langkah atas sebuah tantangan zaman.  Seperti kata Umar Bin Khattab   "Dunia ada di ...