Skip to main content

Semangat menanti jodoh, Sahabat

Menikah itu bukan lomba, menikah itu bukan target, menikah itu bukan ukuran bahagia. Menikah itu ibadah. Menikah itu Allah SWT yang mengatur, bukan kita. Ikhtiar kita takkan berujung jodoh kalau ALLAH SWT belum berkehendak. Jadi, jangan merasa menang, merasa lebih bahagia, merasa lebih baik dengan sudah menikah. Jadilah pribadi yang lebih baik dengan menikah, memberikan support dan semangat kepada mereka yang belum menemukan jodohnya. Memberikan doa terbaik kita untuknya.

Meski saya sudah menikah, saya berusaha untuk tidak menggurui kepada mereka yang belum menikah. Saya pun merasakan bagaimana keajaiban jodoh itu datang pada saya ketika itu. Ketika aku benar-benar ingin menikah, mereka yang dekat denganku tak kunjung memberikan kepastian hubungan kami. Hingga aku pun mengikhaskan semuanya dan seseorang lain datang meminangku tanpa berpacaran. Pertemuan ketiga kami di rumahku, dia pun menyampaikan niatnya meminangku, dua bulan setelah itu kami pun resmi menjadi suami istri.

Ajaib bukan?

Namun, aku tidak merasa menang, lebih baik atau lebih bisa menggurui mereka yang masih belum bertemu jodohnya. Beberapa sahabat yang memang masih belum menemukan jodohnya adalah mereka yang dipilih untuk bersabat menanti imam dunia akhiratnya datang meminang. Sebagai perempuan, sedikit risih kalau ditanya soal jodoh apalagi di usia yang sudah bisa dibilang cukup pantas untuk menikah. Namun, bagiku mereka adalah perempuan hebat yang masih mampu bersabar menunggu jodoh.
Pertanyaan kapan menikah itu adalah pertanyaan yang paling menyakitkan bagi para jomblo yang sudah cukup umur. Mereka merasa minder dengan pertanyaan yang bahkan mereka tak bisa menjawabnya. Bahkan yang membuat kesal, ada beberapa pengantin baru yang merasa sok bisa menggurui mereka yang jomblo. Mereka bukan orang bodoh, mereka hanya perlu bersabar dalam ikhtiar menemukan jodohnya.

Sahabat, kau layak untuk bahagia. Kamu wanita hebat, kamu wanita luar biasa. Aku yakin mereka takkan membuat bahagiamu berkurang hanya kerena pertanyaan itu. Aku yakin kau tetap akan menjadi lebih baik dengan pertanyaan itu. Aku yakin Allah telah menyiapkan lelaki baik untukmu. Lelaki yang bahkan tak pernah kau bayangkan sebelumnya. Kau wanita hebat jadi Allah juga pasti sudah menyiapkan lelaki hebat untukmu. Ingat saja janjiNya, semangat bersabat menanti jodoh sahabat

Comments

Popular posts from this blog

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Outbound Aqil Baligh

Usia si sulung sudah 10 tahun. Saatnya kami sebagai orang tua untuk mengenalkan tentang Aqil Baligh. Saat seperti ini, ternyata ada yang membuat sebuah kegiatan yang menyenangkan.  Outbound reflektif aqil baligh yang diselenggarakan oleh Cahaya Bangsa. Sebuah institusi pendidikan yang dididirikan oleh Ustadz Yulhaidir, psikolog anak yang ingin menghadirkan pengalaman menyenangkan pada anak, tapi tetap bermakna sehingga kesan yang tertanam akan terus terngiang lekat dengan makna yang terkandung di dalamnya.  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2025 di lingkungan sekolah Cahaya Bangsa yang ada di Lenek, Lombok Timur. Bukan pertama kali, kegiatan seperti ini sering diadakan oleh Cahaya Bangsa sebagai cara untuk menjembatani anak-anak kembali mengenal alam, kembali dekat dengan alam untuk mengembalikan kepekaan pada alam.  Saya dan anak-anak berangkat dengan menggunakan engkel, angkutan umum yang ada di Lombok dari Matara sampai ke Lombok Timur. Sebuah kendaraa...