Tak ada yang istimewa dengan hari ini, hanya sebuah perjalanan tanpa arah yang cukup menyenangkan. Melihat pepohonan berbaris rapi di pinggir jalan dengan keromantisan yang diciptakannya membuat hati sedikit tenang. Kali ini, hanya ingin menikmati romantisme yang tercipta sepanjang jalan itu, itu saja. Tanpa memikirkan apapun yang sedang memberati otakku. Tanpa mengingat pertimbangan-pertimbangan, kemungkinan- kemungkinan dan keputusan-keputusan itu.
Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah. Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini. Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Comments
Post a Comment