Tak ada yang istimewa dengan hari ini, hanya sebuah perjalanan tanpa arah yang cukup menyenangkan. Melihat pepohonan berbaris rapi di pinggir jalan dengan keromantisan yang diciptakannya membuat hati sedikit tenang. Kali ini, hanya ingin menikmati romantisme yang tercipta sepanjang jalan itu, itu saja. Tanpa memikirkan apapun yang sedang memberati otakku. Tanpa mengingat pertimbangan-pertimbangan, kemungkinan- kemungkinan dan keputusan-keputusan itu.
Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar. Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi. Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati. Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Comments
Post a Comment