Rumah Peradaban Pagutan sudah lama hibernasi. Sejak mertua sakit dan butuh banyak perhatian, saya jarang mengadakan kegiatan di Ruamah Peradaban. Bu RT mengajak kami untuk mengadakan kegiatan anak-anak seperti tahun lalu. Kami mengadakan kemah di akhir tahun sambil mengadakan kegiatan Rumah Peradaban. Akhir tahun 2025 kami tutup dengan kenangan manis sambil menyambut peringatan hari Ibu. Tidak ada proyektor karena sedang dipinjam, jadi kami hanya membaca buku dan bookish play. Berkegiatan bersama Buku dengan alat bahan sederhana. Sore setelah Ashar, saya dan anak-anak membersihkan ruangan di bawah Musholla lalu membuka dua karpet untuk alas duduk. Mengajak nak-anak duduk dengan menebar buku di atas karpet nyatanya tidak membuat mereka tertarik. Main masih menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan. Tentu kebutuhan gerak anak harus terpenuhi dan memang masanya mereka masih harus banyak bergerak. Saya suka melihat ana-anak main bergerak aktif dibanding hanya main gawai berdiam. Tentu kebia...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..