Skip to main content

Posts

Showing posts from 2022

Resume Zoominar Dahsyatanya Ibu Berkisah oleh dr. Amir Zuhdi

Berkisah adalah Senjata Ibu dalam Pengasuhan di usia dini. Ibu memiliki  motorik bahasa yang lebih bahasa. Otak bahasa sang Ibu bisa menghasilkan generasi Robbani. Generasi Robbani adalah generasi yang tangguh, cerdas dan akhlaqnya mulia. Hal tersebut bisa dibangun melalui menyampaikan sebuah kisah.  Otak suka s tory telling atau dongeng sebab ada aktifitas otak dopamin dan oktososin . Anak-anak suka mendongeng karena menyenangkan. Proses belajar mengajar itu sebaiknya isinya menyenangkan agar tertarik terus belajar.   Berkisah bisa membangun pola pikir untuk menjadi konsep berfikir ketika sudah dewasa. Mendongeng bisa menanamkan nilai baik yang akan bisa menjadi kebiasaan yang kemudian  ketika dewasa bisa menjadi karakter yang berpengaruh pada konsep berfikir.  Berkisah bisa mengaktifasi area otak yang menyeluruh. Bisa memasukan pikiran, perasaan dan perilaku sehingga menimbulkan perilaku. Otak insula membangun keserasian. Pengalaman yang dibayangkan di...

Workshop Kepenulisan bersama Tere Liye di Mataram

Kamis tanggal 22 Desember 2022 kemarin, Pesantren Sayang Ibu menyelenggarakan Workshop kepenulisan yang dibuka gratis untuk umum. Antusias pesertanya MasyaaAllah. Ada sekitar 300 peserta lebih yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, guru dan orang umum yang menghadirinya. Semua antusias dengan membawa buku karya Tere Liye yang mereka punya untuk bisa mendapatkan tanda tangan penulis di akhir acara.  Menjadi penulis dulu pernah menjadi cita-citaku karena memang sejak kecil sudah suka membaca dan ingin memiliki tulisan seperti buku yang sering kubaca. Ingin punya naskah berupa buku yang bisa dibaca banyak orang sampai pernah curhat sampai 50 halaman tentang seseorang yang pernah membuat banyak cerita saat SMA. Saya sadar kalau tidak mudah mengungkapkan isi hati melalui kalimat sehingga saya lebih nyaman dengan tulisan.  Buku diary sudah banyak yang habis karena hampir setiap hari menulis kemudian beberapa kali berimajinasi menulis fiksi yang akhirnya mentok lalu kemudian ganti ide...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...

Satnite Saribaye di Lingsar

 Weekend di tengah Penilaian Akhir Semester si Sulung, kami menyempatkan untuk keluar sekedar mencari udara segar. Saya dan suami yang memang sama-sama suka alam memilih untuk ke daerah Lingsar yang pernah kami ingin berkunjung ke sebuah kedai makan yang ada kolam renangnya. Namun, ternyata waktu itu sedang tutup. Pagi selepas sholat Subuh rencana kami jalan dari rumah, tapi kami urungkan untuk menunggu jam 7. Pertimbangannya adalah kami akan membeli sarapan dulu di jalan sebelum ke sebuah tempat karena khawatir tidak ada makanan untuk sarapan. Air mineral pun tak pernah kosong ada di mobil.  Selepas membereskan rumah agar ketika pulang sudah tidak pusing beberes, kami pun berangkat menuju Jl. Majapahit untuk membeli lontong sayur yang akan kami bawa sebagai sarapan. Lontong sayur 2 porsi dan mie ayam jakarta 1 porsi untuk anak-anak. Sepertinya cukup untuk bekal sarapan. Kami pun melajukan kendaraan menuju daerah yang lebih sepi dari hiruk pikuk perkotaan. Namun, anak Bungsu m...

Resume Kajian Peran Orang Tua dalam Peguatan Pola Pengasuhan di Era Digital oleh Ustadz Lalu Yulhaidir

Hari Sabtu, 19 November 2022 Majelis Taklim Al Mahabbah di bawah Komite Sekolah SDIT Fauziah Yarsi Mataram menyelenggarakan Kajian dan Parenting untuk Wali Murid dan Pengajar di lingkungan sekolah Tema yang diusung adalah Peran Orang Tua dalam Penguatan Pola Asuh di Era Digital yang disampaikan oleh Ustadz Lalu Yulhaidir, M, Psi (Psikolog). Ilmu Psikologi itu penting dalam mendidik anak karena merupakan seni dasar dalam membersamai anak-anak. Saat memahami psikologi, akan lebih mudah melakukan pendekatan dan penanganan terhadap suatu permasalahan pada anak. bahkan dr. Adian Hasan pernah mengatakan kalau psikologi adalah keharusan.  Era Digital yang semakin menguasai dunia ini memang sudah menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Banyak hal positif dan bermanfaat yang tercipta, tapi banyak juga hal negatif dampak dari Digitalisasi ini. Tinggal bagaimana kita bijaksana dalam memilih langkah atas sebuah tantangan zaman.  Seperti kata Umar Bin Khattab   "Dunia ada di ...

Pola Pengasuhan Enlightening Parenting oleh Eka Mardila

 Hari Senin, 28 Desember 2022 lalu, saya menyimak zoom tentang sebuah gaya pengasuhan Enlightening Parenting. Sebenarnya gaya pengasuhan ini sudah ada buk panduannya yang lengkap dengan worksheetnya. Zoom kali ini memberikan gambaran secara umum tentang isi dari beberapa buku Enlightening Parenting.  Mbak Eka Mardila memberi pengantar tentang mengelola emosi saat menghadapi anak yang sedang mengungkapkan emosinya. Saat anak sedang mengeluarkan emosi dalam dirinya, hal pertama yang perlu orang tua lakukan adalah menerima dulu emosinya. Sadari atau terima emosinya, tapi tidak membenarkan perbuatannya apabila perbuatannya merusak sekitar atau meyakiti orang lain bahkan diri sendiri.  Anak-anak usia balita memang perlu dikenalkan tentang emosi yang bisa dirasakannya sehingga dia akan tahu bagaimana dia seharusnya bertindak nantinya. Tentu tidak instant, ini akan menjadi proses yang panjang dan melelahkan, apalagi orang tua tidak bisa kadang spontan ikut emosi.  Satu hal ...

Pola Pengasuhan Melibatkan Otak oleh dr. Amir Zuhdi

Resume Zoom Jelajah WBAC   Oleh dr. Amir Zuhdi (Pakar Neuroscience)   Neuroparentig adalah sebuah konsep pengasuhan berbasis otak. Neurosasins adalah ilmu tentang sel syaraf – di bidang medis kita biasa temukan ilmunya tentang neurologi. Ilmu jiwa masih banyak menggunakan psyco analisa. Neuroparenting kajian dari perenungan pengasuhan di rumah sehingga sampai menemukan model. Neuron adalah sel syaraf yang membangun otak. Parenting adalah pengasuhan. Terlihat tidak ada hubungan, bukan? Namun, aktifitas kita (proses belajar, marketing, leadership) semuanya akan melibatkan NEURON.   Sangat mustahil perilaku manusia tidak melibatkan otak sebab otak adalah pusat koordinasi yang membuat segala sistem di tubuh dapat berjalan. Bisa diibaratkan kalau kita hidup ya butuh otak. Ketika belajar tentang otak yang ternyata sangat istimewa dan semakin dalam justru semakin banyak yang harus dipelajari sampai tak terhingga, saat itulah merasakan betapa luar biasa dan Maha K...

Aku dan SNC Versi Aku

Parents, ada yang pernah mengalami Kegalauan karena merasa tidak produktif dirumah saja????  Cerita sedikit ya...Mengalami masa-masa transisi sejak tidak bekerja kemudian menjadi full House Wife rasanya tidak mudah memang. Sejak tidak kerja, saya selalu merasa tidak produktif. Rasanya, hari-hariku membosankan dan monoton. Aku yang kelebihan isi kepala, ingin belajar terus dan membuat diri menjadi lebih bermanfaat. Merasa belum berkontribusi banyak bagi masyarakat sekitar.  Beberapa tahun setelah resign kemudian menikah, saya seperti berada di fase stag . Selain karena bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja, apalagi tinggal di rumah mertua yang memang belum bisa banyak keluar, saya pun merasa seperti orang bodoh tak bermanfaat. Meski setiap hari saya berusaha untuk bisa maksimal dalam mennjadi istri, ibu dan menantu, tapi rasanya selalu ada ruang kosong yang terasa hampa. Saya pikir awalnya karena mungkin saya tidak bekerja, itulah yang menjadikan saya seperti tidak berguna...