Skip to main content

KARENA SEGALA SESUATU PASTI INDAH KALA WAKTUNYA


ya... semua pernah seperti ini...

Bukankah...

Setiap orang di dunia ini pernah memiliki salah dan masa lalu yang kelam...
Setiap orang di dunia ini pernah merasa benci dan muak melihat kesalahan mereka...
Setiap orang di dunia ini pernah ingin memakai topeng terbaik dalam hidupnya walau harus meminjam topeng orang lain...

Bukankah kita pernah begitu...

Bukankah, aku atau dirimu pernah merasa sakit hati yang terlalu dalam sehingga setiap kali kau mengingat nama atau kejadian itu atau hari itu dadamu merasa sesak karena memendam amarah...
Bukankah, aku atau dirimu pernah ingin membuang masa lalu dan seandainya bisa menghapus memori kelam itu...
Bukankah, aku atau dirimu pernah sangat kecewa dengan seseorang yang kita percaya dalam hidup ini atau merasa di khianati olehnya...

Ya, rasa itu ada dalam hati, susah untuk di hapus, dan menganggapnya tak ada...

Tapi...

Bukankah selalu ada kata maaf, yang aku atau dirimu terima untuk semua itu...
Bukankah selalu ada perbaikan yang mengganti semua keburukan itu...
Bukankah selalu ada senyum dan bahagia yang menutupi semua rasa sakit hati dan kecewa, amarah dan benci, muak dan menyesal...

BUKANKAH SELALU ADA KEBAHAGIAAN YANG ADA DI DALAM SETIAP CERITA YANG AKU ATAU KAMU LALUI...

Bukankah 2 tangan lebih baik daripada 1tangan...
Atau mungkin, perdamaian daripada pertengkaran tak ada ujung...
Atau mungkin, penyesalan digantikan oleh penebusan...
Atau mungkin yang lainnya...

SEE THE PROBLEM FROM THE OTHER SIDE AND YOU’LL LEARNING THE BEST GIFT FROM IT...

Selama ada maaf, cinta, dan kasih,
Bukankah itu lebih dari cukup untuk mengubur rasa terburuk yang ada...
Yang harus kau lihat bukanlah apa yang telah mereka lakukan, tapi apa yang telah kau lakukan sehingga dia menyakitimu...
Terkecuali, dia memang tak pantas bagimu...

Aku, ya, aku, aku percaya...

Semua badai akan berlalu, terganti dengan cuaca musim semi...
Setiap ulat butuh waktu untuk menjadi kupu-kupu yang cantik...
Setiap manusia butuh proses untuk mendapatkan kebahagiaannya, entah itu dia harus menangis, terluka, bahkan dia harus merelakan rasa sakit yang pernah ada...

KARENA SEGALA SESUATU PASTI INDAH KALA WAKTUNYA...


Nb :
Untuk dia yang pernah mengajarkanku bahwa jangan pernah menyerah karena manusia hanya bisa berdoa dan melakukan yang terbaik, Tuhan yang mengaturnya...

Untuk dia yang mengajarkanku untuk bersabar dan ikhlas dalam setiap cobaan yang datang dan membuat airmata menutupi senyum...

Untuk dia yang mengajarkan jikalau pasanganmu atau orang lain berlaku keburukan jangan pernah kau membalasnya dengan hal serupa karena itu mengartikan bahwa kau sama buruknya...


{copy paste dari note Reums Enginering, semoga bermanfaat...^_^}

Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Yant Sorghum, Pioneer Budidaya dan Olahan Sorgum di NTB

  Sorgum merupakan sebuah tanaman lahan kering yang kaya manfaat. Namun, tanaman ini kurang dibudidayakan karena dirasa kurang menjanjikan. Sorgum  ( Sorghum bicolor (L .) Moench ) termasuk famili Graminae (Poaceae )   ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita, tapi tidak banyak yang memanfaatkannya. Bahkan di Lombok pun hanya digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Tanaman ini tidak sulit dibudidayakan sebab merupakan tanaman lahan kering yang cocok dengan lahan pertanian yang ada di beberapa daerah di Pulau Lombok. Namun, karena hanya biasa dimanfaatkan untuk pakan ternak, tidak banyak petani yang membudidayakannya.     Peluang ini dilihat oleh Ibu Nur Rahmi Yanti. Seorang penyuluh pertanian lulusan Universitas Mataram ini memulai pengembangan budidaya sorgum di Lombok. Melihat manfaat sorgum dan ingin mencari sesuatu yang baru untuk diproduksi, Ibu Yanti mencoba untuk mengembangka...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...