Skip to main content

Hutan Kota, Ruang Terbuka Hijau di Pinggir Kota Mataram

Tinggal di lingkungan perkotaan tentu jenuh melihat kendaraan dan bangunan yang lalu lalang. Setiap hari rasanya penat dan sesak. Ruang terbuka menjadi salah satu tempat yang sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan. 

Hal inilah yang sekarang sedang banyak digalakkan oleh pemerintah kota. Membuat ruang terbuka dan taman kota untuk mengurai kepenatan dan kejenuhan. Meski Mataram bukan kota yang sepadat di Pulau Jawa, tapi banyaknya pendatang membuat kota ini menjadi semakin padat. 

Kini, Taman Sangkareang dan Udayana menjadi dua tempat yang sudah sejak lama digunakan masyarakat sebagai tempat melepas penat. Jalan Udayana menjadi satu-satunya taman yang cukup luas dan memiliki banyak pohon untuk berteduh. 

Kini, sudah ada tempat yang bisa menjadi alternatif menikmati udara yang sejuk di tempat yang lapang. 

Hutan Kota yang ada di derah Petemon, pinggir kota Mataram menjadi tujuan banyak orang untuk menepi dari hiruk pikuk kota. Sebelumnya tempat ini kurang diketahui banyak orang. Hanya digunakan sebagai bumi perkemahan dan pelatihan pramuka. 

Kini, banyak kegiatan yang sudah dilakukan disini. Ada yang bersepeda, berolahraga, sekedar mengajak anaknya bermain dan ada juga yang menyewa untuk kegiatan-kegiatan mereka. Bahkan tidak jarang yang mengambil foto dengan fotografer. 

Sekarang, tempat yang sudah ada dibuat tulisan Hutan Kota di jalan masuknya. Banyak orang mengenalnya dengan RTH (Ruang Terbuka Hijau). Pembangunan sedang dilakukan disini untuk bisa menjadi lebih nyaman dimanfaatkan masyarakat. Jalanan yang rusak diperbaiki dengan paving block baru. Rumput dirapikan, musholla dan kamar mandi umum dibuat menjadi lebih layak. Dibuat banyak tempat untuk duduk, dibuat banyak spot persinggahan bahkan bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan. 

Berikut beberapa foto yang saya ambil saat disana. Saya sering memanfaatkannya untuk sekedar berjalan bersama teman-teman. Berusaha untuk tetap olah raga ditengah kebosanan rutinitas.

Paving jalannya dibuat berwarna-warni

Musholla masih proses perbaikan karena sebelumnya tidak terawat.

Masih ada jalan yang kurang terawat di beberapa bagian 

Bagian ini juga masih belum terawat.

Spot tempat duduk baru yang dibuat. Bagian ini sedang banyak perbaikan

Sejuknya membuat betah berlama-lama

Tempat khusus untuk lomba suara burung

Sejauh mata memandang, akan terlihat menenangkan dengan hijau yang mendominasi

Ada tempat untuk anak-anak bermain dan belajar sensori

tempat ini tetap bersih, selalu ada petugas kebersihan yang membuat tempat ini selalu dalam keadaan bersih 

Pendopo  besar itu sering dijadikan tempat kegiatan 

kamar mandi yang semakin layak di dekat parkiran

penampakan dari parkiran

semakin instagramable 

musholla lama di dekar parkiran yang sudah tak terpakai. kini, disana sudah ada yang berjualan juga loh. 


Tempat ini ramai di sore hari. Banyak yang berjualan dan banyak yang datang untuk berjalan-jalan. Pagi masih cukup sepi dan tenang untuk yang suka ketenangan sepertiku. 

_Cerita Venti_





Comments

Popular posts from this blog

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Outbound Aqil Baligh

Usia si sulung sudah 10 tahun. Saatnya kami sebagai orang tua untuk mengenalkan tentang Aqil Baligh. Saat seperti ini, ternyata ada yang membuat sebuah kegiatan yang menyenangkan.  Outbound reflektif aqil baligh yang diselenggarakan oleh Cahaya Bangsa. Sebuah institusi pendidikan yang dididirikan oleh Ustadz Yulhaidir, psikolog anak yang ingin menghadirkan pengalaman menyenangkan pada anak, tapi tetap bermakna sehingga kesan yang tertanam akan terus terngiang lekat dengan makna yang terkandung di dalamnya.  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2025 di lingkungan sekolah Cahaya Bangsa yang ada di Lenek, Lombok Timur. Bukan pertama kali, kegiatan seperti ini sering diadakan oleh Cahaya Bangsa sebagai cara untuk menjembatani anak-anak kembali mengenal alam, kembali dekat dengan alam untuk mengembalikan kepekaan pada alam.  Saya dan anak-anak berangkat dengan menggunakan engkel, angkutan umum yang ada di Lombok dari Matara sampai ke Lombok Timur. Sebuah kendaraa...