Skip to main content

Posts

Cerita Rumah peradaban : Berkisah Sejarah Palestina di TPQ Al A'Raf

 Bismillah... Setelah 7 bulan vakum, akhirnya Rumah Peradaban kembali bisa berkegiatan. Rencana kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi wacana sebelum Ramadhan, tapi terkendala saya yang harus bolak-balik rumah mertua yang dua-duanya sedang sakit. Setiap merencanakan kegiatan, terkendala dengan keterbatasan mobilitas karena mertua sakit. Sampai akhirnya nekat mengadakan kegiatan ini karena ada titipan dana donasi kegiatan Rumah Peradaban. Lagi-lagi amanah menjadi cambuk untuk bisa aktif kembali berkegiatan meluaskan kebermanfaatan dari apa yang bisa kita lakukan. Sampaikan ilmu walau satu ayat sebab sejatinya kami terus belajar dari banyak orang yang ada di sekitar kami. TPQ Al A'raf di daerah Muhajirin 3 Terong Tawah menjadi tempat yang kami pilih dengan berbagai pertimbangan diantaranya ada kegiatan TPQ aktif yang sering dilakukan. Ustadzahnya juga berada di komunitas yang sama dengan kami yaitu, SNC. Beliau memiliki partner yang luar biasa setiap kali mengadakan kegiatan.  Sa...

Tips Puasa Seru Bersama Kiddos agar Tetap Semangat

Webinar 1 Bersama Kabisa tentang Purpose of Life

 Kali ini saya mengikuti Webinar tentang Kenali dan Fasilitasi Bakat Anak yang diselenggarakan oleh Kabisa.  Pemateri adalah Teh Dhara Dharmayanti yang saya kenal pertama kali di komunitas yang sekarang ini sedang saya ikuti.  Kali ini belajar lagi bersama Teh Dhara tentang mengenali dan memfasilitasi Bakat Anak. Hal pertama yang Teh Dara tegaskan adalah setiap yang kita alami selalu ada hikmah. Takdir kita adalah takdir terbaik, jadi jangan pernah menyesal atas apa yang terjadi kemarin. Lakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan dan biarkan hasil menjadi cara Allah memberikan hikmah bagi kehidupan kita.  Harapan apa mengenal Bakat Anak? Agar anak-anak bisa lebih awal mengenali dirinya .   Mungkin kita sebagai orang tua terlambat mengetahui minat bakat kita, tapi dengan mengenal ilmu tentang bakat anak ini bisa menjadi cara orang tua untuk membersamai anak-anak mengenal minat bakatnya sejak dini.  Sebelum mengenal tentang anak, hal yang terlebih dahulu har...

Mengikuti Kegiatan di Dharma Setya Sukarara, bagian dari Wanita Berdaya

Menjadi manusia dewasa bukan hal yang mudah. Menikah, memiliki anak dan tinggal di lingkungan masyarakat sebagai pengambil keputusan itu tentu memiliki konsekuensi. Ada kalanya sesuai dengan persangkaan dan harapan. tapi tidak jarang semua tak seperti yang kita harapkan.  Menjadi manusia yang sadar posisi adalah kunci dari kewarasan. Sebagai Ibu, tentu berbeda dengan saat masig gadis. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika menjadi ibu. Tidak mudah memang, tapi itulah kodrat dan naluri wanita. Ketika sudah menjadi Ibu, banyak hal harus rela berubah.  Tingkat kebahagiaan pun berubah. Tidak banyak yang mudah beradaptasi dengan situasi ini. Kesiapan menikah itu bukan hanya fisik, tapi juga mental. Menikah berarti siap dengan banyak perubahan yang akan terjadi baik sudah disiapkan maupun tak terduga. Bahkan, banyak yang tak terduga yang berubah bahkan mungkin sering mengejutkan.  Salah satu cara untuk tetap bisa berdaya adalah dengan mengikuti beberapa organisasi. Kali i...

Seneng Nggak Jadi Ibu Kos???

Banyak orang yang mengira bisnis kos-kosan adalah bisnis yang menjanjikan karena tidak pernah surut. Banyak yang bercita-cita jadi juragan kos-kosan. Terlihat menyenangkan ya, menerima uang menyewakan kamar. Namun, dibalik itu, kalian harus tahu nih seluk beluknya.   Benar memang, bisnis kos-kosan merupakan bisnis yang konstant. bBanyak hal yang perlu diperhatikan untuk bisa membuat kos tetap stabil.  Bisnis ini tidak akan pernah sepi, tapi tidak semudah yang dibayangkan. Bisnis ini memiliki banyak pesaing sehingga harus punya kelebihannya sendiri.   Iklan Banyak orang mencari kos melalui media sosial daripada keliling secara fisik karena belum tentu bertemu pemilik kos. Banyak kos yang tidak dekat dengan pemilik kos. Saya juga menerima beberapa orang yang berasal dari luar kota untuk bekerja sementara di Mataram. Mereka memesan sebelum kedatangan sehingga saat sampai, sudah bisa langsung ditempati.  - Media sosial Ini sudah menjadi bagian dari kehidupan. D...

Bermanfaat dari Rumah dengan Caraku

Menjadi ibu rumah tangga merupakan hal terberat yang pernah saya alami selama ini. Bukan karena pekerjaannya, tapi melawan kebosanan diri sendiri. Sejak menjadi Ibu, saya merasa banyak hal harus berubah, terutama ego dan aktualisasi diri yang harus disesuaikan dengan banyak kondisi Ibu yang tentu tidak mudah untuk mengambil keputusan.  Saya sering merasa ada ruang hampa yang tak bisa dipenuhi. Awalnya saya tidak tahu apa yang sebenarnya saya butuhkan. Saya merasa saya butuh kembali bekerja dan beraktifitas. Saya pun mencoba melamar pekerjaan, meski akhirnya tidak mendapatkan ridho suami karena beberapa jam kerjanya melebihi jam kerja beliau.  Stag. Tidak bermanfaat, tidak produktif, buntu. Itulah yang saya rasakan saat itu. Meski ada beberapa teman yang bisa diajak ngobrol menyenangkan, tapi rasanya tidak cukup untuk memenuhi hal yang kosong dalam diri saya. Saya ingin bertumbuh dan bermanfaat, tapi bagaimana? Saya ingin produktif, tapi apa? Sampai akhirnya saya ada di komunit...

Bertemu Pohon Bakau di Ujung Pantai Benjon

 Minggu lalu, kami diajak Ayah ikut kegiatannya. Ada undangan dari salah seorang nasabahnya yang sedang mengadakan kegiatan di sebuah pantai di area Kuta Mandalika. Sebuah pantai yang baru kami tahu namanya. Asing karena tidak pernah mendengar nama pantai ini disebutkan sebagai destinasi wisata Baru kali ini kami mendengar nama Pantai Benjon. Mencari di Gmaps memang pantai ini ada di area Pantai Kuta. Namun, pantai ini tidak cukup terkenal. Ternyata pantai ini ada di kawasan panti Kuta, hanya saja ada di ujungnya.  Letaknya bersebelahan dengan Mandalika Beach Club. Pemandangannya cantik, pantainya bersih dan banyak pepohonan rindang yang menaungi. Pedagang kopi dan popmie banyak menyediakan terpal dan tikar untuk duduk.  Tempat ini memiliki tanah lapang yang cukup untuk bisa mengadakan gathering dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak. Cukup untuk sekitar 100 orang saja. Ada parkir kendaraan di sebuah tanah kosong yang tak jauh dari pantai tersebut. Tidak ada biay...