Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2024

Bermanfaat dari Rumah dengan Caraku

Menjadi ibu rumah tangga merupakan hal terberat yang pernah saya alami selama ini. Bukan karena pekerjaannya, tapi melawan kebosanan diri sendiri. Sejak menjadi Ibu, saya merasa banyak hal harus berubah, terutama ego dan aktualisasi diri yang harus disesuaikan dengan banyak kondisi Ibu yang tentu tidak mudah untuk mengambil keputusan.  Saya sering merasa ada ruang hampa yang tak bisa dipenuhi. Awalnya saya tidak tahu apa yang sebenarnya saya butuhkan. Saya merasa saya butuh kembali bekerja dan beraktifitas. Saya pun mencoba melamar pekerjaan, meski akhirnya tidak mendapatkan ridho suami karena beberapa jam kerjanya melebihi jam kerja beliau.  Stag. Tidak bermanfaat, tidak produktif, buntu. Itulah yang saya rasakan saat itu. Meski ada beberapa teman yang bisa diajak ngobrol menyenangkan, tapi rasanya tidak cukup untuk memenuhi hal yang kosong dalam diri saya. Saya ingin bertumbuh dan bermanfaat, tapi bagaimana? Saya ingin produktif, tapi apa? Sampai akhirnya saya ada di komunit...

Bertemu Pohon Bakau di Ujung Pantai Benjon

 Minggu lalu, kami diajak Ayah ikut kegiatannya. Ada undangan dari salah seorang nasabahnya yang sedang mengadakan kegiatan di sebuah pantai di area Kuta Mandalika. Sebuah pantai yang baru kami tahu namanya. Asing karena tidak pernah mendengar nama pantai ini disebutkan sebagai destinasi wisata Baru kali ini kami mendengar nama Pantai Benjon. Mencari di Gmaps memang pantai ini ada di area Pantai Kuta. Namun, pantai ini tidak cukup terkenal. Ternyata pantai ini ada di kawasan panti Kuta, hanya saja ada di ujungnya.  Letaknya bersebelahan dengan Mandalika Beach Club. Pemandangannya cantik, pantainya bersih dan banyak pepohonan rindang yang menaungi. Pedagang kopi dan popmie banyak menyediakan terpal dan tikar untuk duduk.  Tempat ini memiliki tanah lapang yang cukup untuk bisa mengadakan gathering dengan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak. Cukup untuk sekitar 100 orang saja. Ada parkir kendaraan di sebuah tanah kosong yang tak jauh dari pantai tersebut. Tidak ada biay...

Alternatif Segar Berolah Raga Pagi di Mataram

 Olahraga merupakan kebutuhan bagi setiap tubuh. Salah satu cara bersyukur diberikan amanah tubuh. Penyakit semakin beragam mengancam, cuaca semakin tidak menentu, udara mulai tercemar, tekanan dan pikiran serta ragam jenis makanan tidak sehat bisa dijadikan alasan untuk terus olahraga.  Banyak penyakit yang menjangkit bahkan di usia yang sangat muda. Pola hidup dan pola makan menjadi kunci utama selain juga kelola pikiran dan emosi menjadi faktor yang tak kalah penting. Tubuh butuh istirahat, pikiran pun butuh relaks. Selain itu, berolahraga membuat peredaran darah lancar dan metabolisme tubuh membaik sehingga berpengaruh kepada imunitas tubuh untuk melawan penyakit yang timbul karena pola hidup yang buruk. Tubuh yang sehat berpengaruh pada jiwa yang sehat pula.  Oleh karena itu, jangan sepelekan berolahraga ya. Olahraga bisa dilakukan sendiri sekaligus sebagai cara me time seseorang, tapi juga bisa dilakukan bersama-sama teman agar menjadi lebih menyenangkan. Kini, bany...

Hutan Kota, Ruang Terbuka Hijau di Pinggir Kota Mataram

Tinggal di lingkungan perkotaan tentu jenuh melihat kendaraan dan bangunan yang lalu lalang. Setiap hari rasanya penat dan sesak. Ruang terbuka menjadi salah satu tempat yang sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan.  Hal inilah yang sekarang sedang banyak digalakkan oleh pemerintah kota. Membuat ruang terbuka dan taman kota untuk mengurai kepenatan dan kejenuhan. Meski Mataram bukan kota yang sepadat di Pulau Jawa, tapi banyaknya pendatang membuat kota ini menjadi semakin padat.  Kini, Taman Sangkareang dan Udayana menjadi dua tempat yang sudah sejak lama digunakan masyarakat sebagai tempat melepas penat. Jalan Udayana menjadi satu-satunya taman yang cukup luas dan memiliki banyak pohon untuk berteduh.  Kini, sudah ada tempat yang bisa menjadi alternatif menikmati udara yang sejuk di tempat yang lapang.  Hutan Kota yang ada di derah Petemon, pinggir kota Mataram menjadi tujuan banyak orang untuk menepi dari hiruk pikuk kota. Sebelumnya tempat ini kurang diketahui bany...

Tutup Buku 2023

Terimakasih aku, terimakasih atas kuat yang kau berikan di tengah gempuran cobaan yang tidak mudah. Terimakasih sudah menjadi diri yang tahu dimana tempat mengadu. Ketika malam yang sepi dan tak ada yang tahu kapan air mata itu mengalir begitu deras membasahi mukena. Ada sahabat yang masih setia memberi semangat disaat diri sedang butuh dipenuhi tangki yang tak bisa dipenuhi oleh orang di sekitar. Ada kalanya diri ini butuh istirahat. Tidak apa kalau tidak mampu, bukan salah diri kalau tidak bisa memenuhi permintaan banyak orang. Banyak beban di pundakmu yang sesekali harus kau taruh. Bukan untuk melepas tanpa tanggungjawab, tapi untuk membuatmu tetap kuat. Membuatmu tetap bisa bertahan, membuatmu tetap bisa menjalani ujiannya dengan ikhlas untuk mendapatkan ridhoNya.  Banyak belajar dari 2023 tentang kekuatan, belajar banyak tentang menjadi diri yang ikhas dan sabar. Meski kadang masih naik turun emosinya, tapi paling tidak tahu beberapa point penting untuk bisa mengendalikan diri...