Menjadi ibu rumah tangga merupakan hal terberat yang pernah saya alami selama ini. Bukan karena pekerjaannya, tapi melawan kebosanan diri sendiri. Sejak menjadi Ibu, saya merasa banyak hal harus berubah, terutama ego dan aktualisasi diri yang harus disesuaikan dengan banyak kondisi Ibu yang tentu tidak mudah untuk mengambil keputusan. Saya sering merasa ada ruang hampa yang tak bisa dipenuhi. Awalnya saya tidak tahu apa yang sebenarnya saya butuhkan. Saya merasa saya butuh kembali bekerja dan beraktifitas. Saya pun mencoba melamar pekerjaan, meski akhirnya tidak mendapatkan ridho suami karena beberapa jam kerjanya melebihi jam kerja beliau. Stag. Tidak bermanfaat, tidak produktif, buntu. Itulah yang saya rasakan saat itu. Meski ada beberapa teman yang bisa diajak ngobrol menyenangkan, tapi rasanya tidak cukup untuk memenuhi hal yang kosong dalam diri saya. Saya ingin bertumbuh dan bermanfaat, tapi bagaimana? Saya ingin produktif, tapi apa? Sampai akhirnya saya ada di komunit...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..