Skip to main content

Charge Semangat sebagai Ibu ala Aku dengan Bertemu Teman Berbagi Cerita bersama Komunitas Lombok Read Aloud

Alhamdulillah... terlaksana sudah kegitan yang kami rancangkan sebagai sarana berkumpul dengan teman-teman yang memiliki tujuan yang sama. Teman-teman yang sedang berproses bersama. Sama-sama memiliki tujuan yang sama dan memiliki kesukaan yang sama juga sedang belajar bersama. 

Membacakan nyaring adalah cara kami untuk membuat kegiatan membaca itu menjadi menyengkan sebab membaca sekarang sudah sangat ditinggalkan. Di era yang serba cepat dan mudah mendapatkan informasi, membaca menjadi seusatu yang jarang disukai. Membacakan nyaring adalah sebuah cara membacakan buku kepada anak-anak dengan cara yang meneyenangkan sehingga membuat mereka menjadi suka membaca.

Mulai dari dibacakan, mereka bisa membaca yang menurut Science of Reading bukan kemampuan dasar yang dimiliki otak. Bisa diartikan kalau otak manusia tidak didesain untuk bisa membaca secara alami. Tidak seperti berbicara, berjalan dan bergerak yang memang sudah dirancang untuk bisa dilakukan secara alami. Membaca butuh menggabungkan beberapa indera seperti penglihatan dan pendengaran untuk mendapatkan kosaata baru bisa dibaca. 

Bisa membaca dengan tingkat literasi nyatanya tidak berbanding lurus. Anak yang bisa membaca terkadang tidak mengerti apa maksud bacaannya, apa yang bisa disimpulkan dan diambil hikmah dari bacaannya. Bahkan, lebih miris lagi orang tua berbondong-bondong membaca anaknya les membaca untuk bisa masuk ke jenjang Sekolah Dasar yang sampai sekarang masih ada Calistung.

Kami, ibu-ibu yang sedang belajar untuk bisa membuat anak-anak suka membaca, suka buku mengambil hikmah dari banyak bacaan yang mereka baca. Harapan kami, hal itu bisa menambah ilmu dan wawasan mereka untuk bisa lebih bijaksana dan bermanfaat sebagai tokoh peradaban kelak yang bisa membawa perubahan menjadi lebih baik. 

Awal masuk ke Read Aloud Lombok adalah ketika saya diajak Mbak Nia untuk mengadakan kegiatan offline pertama mereka karena beberapa kali saya mengadakan kegaitan di Rumah Peraban kami. Saat itulah saya diajak untuk bisa menjadi bagian dari pengurus Read Aloud Lombok yang sebelumnya saya hanya sebagai member yang menyimak saja apa yang ada di Whatsapp Grup Member LORA.

Alhamdulillah diberi kesempatan untuk belajar lagi bersama banyak orang baik dan hebat. Dipertemukan dengan banyak ibu yang sama-sama bersemangat untuk berproses bersama anak-anak. Kegiatan offline bertemu dengan teman-teman sefrekuensi membuat diri ini menjadi lebih bersemangat untuk terus belajar. 








Comments

Popular posts from this blog

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...