Skip to main content

Wabah dan Hikmah

Sebuah wabah yang awalnya hanay ada di satu kota di sebuah negara, Wuhan, Cina, kini sudah menyebar sangat cepat di banyak negara. Banyak kota di beberapa negara melakukan lock down untuk menghentikan penyebaran virus yang sudah menjadi pandemi di dunia. Banyak orang ketakutan, ada yang cemas berlebihan, tapi ada juga yang masih bisa berfikir tenang dengan doa sebagai senjata. Tentu saja dibarengi dengan usaha yang maksimal dengan menjaga kebersihan dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Covid 19 cukup membuat warga dunia heboh. Banyak petinggi negara yang terjangkit penyakit ini. Meskipun sampai saat ini, 17 Maret 2020 belum ada yang terjangkit di Pulau Lombok, tapi kami tetap waspada. Mengikuti himbauan untuk menghindari keramaian dan kerumunan. Berdiam diri di rumah dan menjaga kesehatan. Tidak ada yang tidak mungkin saat Allah sudah berkehendak.

Dibalik seluruh pandemi ini, ada banyak hikmah yang dapat dipetik. Membuat kita lebih dekat dengan keluarga karena bahkan dianjurkan untuk tidak banyak berkegiatan di luar rumah. Membuat orang tua memiliki waktu lebih dengan anak. Ada beberapa kantor yang memberi kebijakan untuk bisa bekerja dari rumah. Mereka yang bahkan hanya terkena flu dianjurkan untuk tidak masuk kantor. Semua menjadi serba dimudahkan untuk lebih banyak waktu di rumah.

Banyak pembayaran bisa dilakukan secara online, dianjurkan untuk melakukan pembayaran secara online. Selain itu, budaya berjabat tangan pun digantikan dengan menelungkupkan kedua telapak tangan seperti yang Islam ajarkan. Wudhu sebagai salah satu syarat terjaganya kebersihan umat muslim untuk melakukan ibadah menjadi sebuah cara untuk terhindar dari virus ini. Banyak syariat Islam yang sangat menguntungkan disaat seperti ini. Kami, muslim yang biasa melakukan wudhu untuk sholat lima waktu saja sudah sangat terjaga kebersihan. Apalagi mereka yang selalu menjaga kesucian dirinya dengan terus menjaga wudhu untuk terus bisa melakukan ibadah sunnah dan membaca Al Qur'an. MasyaAllah...

Inilah Islam yang sangat luar biasa menjaga kaumnya untuk tetap bersih dan sehat. Bahkan ada hadist yang jelas menyebutkan kalau Kebersihan adalah sebagian dari Iman.




Comments

Popular posts from this blog

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Outbound Aqil Baligh

Usia si sulung sudah 10 tahun. Saatnya kami sebagai orang tua untuk mengenalkan tentang Aqil Baligh. Saat seperti ini, ternyata ada yang membuat sebuah kegiatan yang menyenangkan.  Outbound reflektif aqil baligh yang diselenggarakan oleh Cahaya Bangsa. Sebuah institusi pendidikan yang dididirikan oleh Ustadz Yulhaidir, psikolog anak yang ingin menghadirkan pengalaman menyenangkan pada anak, tapi tetap bermakna sehingga kesan yang tertanam akan terus terngiang lekat dengan makna yang terkandung di dalamnya.  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2025 di lingkungan sekolah Cahaya Bangsa yang ada di Lenek, Lombok Timur. Bukan pertama kali, kegiatan seperti ini sering diadakan oleh Cahaya Bangsa sebagai cara untuk menjembatani anak-anak kembali mengenal alam, kembali dekat dengan alam untuk mengembalikan kepekaan pada alam.  Saya dan anak-anak berangkat dengan menggunakan engkel, angkutan umum yang ada di Lombok dari Matara sampai ke Lombok Timur. Sebuah kendaraa...