Skip to main content

Libur bukan Liburan

Qodarullah, beberapa bulan terkahir ini dunia sedang diresahkan dengan virus Korona atau serangan virus Covid 19 yang berasal dari Cina. kota Wuhan Cina sudah di lock down sejak dua bulan yang lalu. Kini, penyebaran virusnya sudah dinyatakan sebagai pandemi karena penyebarannya sangat luas. Beberapa negara sudah melakukan lock down untuk menghentikan penyebarannya.

Meski di Nusa Tenggara Barat masih negatif, tapi seluruh sekoalh di Indonesia diliburkan empat belas hari ke depan. Mamak yang awalnya santai jadi ikut was-was dan nggak berani ke tempat keramaian. Mbak Nada bosen di rumah, sampai mau dipompain kolam renang buat berenang di rumah, tapi Emak masih males karena harus beberes sendiri.

Mamak bukan males beberesnya, tapi si Mbak bisa berjam-jam berendam dan si adek bakalan ikutan. Kalau ada pasukan yang lain kan satu bisa menangani mereka, yang lain kempesin tuh kolam. Sekarang lebih baik. Sekarang emak harus cari alternatif menghabiskan banyak waktu bersama duo kesayangan yang pasti akan menguras emosi dan inilah saatnya emak belajar untuk lebih kreatif. Ibu Guru juga memberikan pengarahan untuk setoran hafalan agar ada kegiatan berarti.


Anak-anak jadi terpacu melihat teman-temannya setoran hafalan lewat grup whatsapp dan menjadi semangat untuk lebih giat menghafal. Emak pun terbantu memberikan motivasi anak-anak. Bagaimana dua minggu menjadi saat yang menyenangkan di rumah. Bagaimana dua minggu menjadi saat yang tidak menjemukan. Itu yang luar biasa harus menguras fikiran dan kesabaran.

Satu persatu jalan terbuka. Seorang teman memberikan link di familiakreativa.blogspot.com yang memberikan link printable gratis sedangkan Ibu Guru membantu dengan membarikan target Hafalan. Ini baru dua hari pertama dan akan menjadi hari yang lebih panjang karena kami harus bersabar untuk tidak ke mall atau tempat bermain anak yang lain yang biasanya kami gunakan sebagai senajata mengusir bosan.

Untuk seluruh Emak yang sedang menghadapi kebosanan, selamat mencari kreativitas yang menyenangkan bersama si kecil ya, Mak.


Comments

Popular posts from this blog

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Menapaki Sembalun, dari Kondangan sampai Sajang Retreat

    Minggu pagi, selepas sholat Subuh, kami menyusuri jalanan Mataram menuju Lombok Timur untuk memenuhi undangan rekan kerja Ayah di Sembalun . Jalanan masih sangat lengang. Belum ada aktifitas yang ramai kecuali pasar. Pasar selalu menjadi tempat paling ramai di pagi hari.  Udar sejuk mengiringi perjaann menuju ke lembah Gunung Rinjani yang menjadi tujuan pendakin bukit maupun gunung. Bukit-bukit di sekitar Rinjani sudah menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi bagi yang belajar mendaki. Sebelum mendaki Gunung Rinjani, ada bukit Anak Dara , Bukit Gedong , Bukit Pergasingan , Bukit Sempana , Bukit Kondo , Bukit Bao Daya yang bisa dicoba bagi pemula atau yang memang tidak suka bermalam, tapi ingin menikmati keindahan dari atas bukit.  Meninggalkan desa di lereng bukit menuju ke hutan alami dengan monyet di sepanjang jalan yang mencari makan. Kebiaasaan orang lewat memberi mereka makan membuat mereka sering merebut makanan. Hutan yang mereka tinggali tak l...