Skip to main content

Posts

Berenang di Flush Harmony Villa di Desa Wisata Tete Batu

 Menikmati pemandangan yang alami adalah salah satu cara kami untuk bersyukur atas kuasaNya. Menikmati udara yang bersih juga merupakan cara untuk menyegarkan fikiran yang penat akan keseharian, menghilangkan bosan, mengisi kembali batre semangat juga mendekatkan diri dengan keluarga karena selama seminggu sudah penat dengan rutinitas. Akhir bulan adalah hari yang sangat sibuk untuk ayah sehingga kami pun menyusul ke Lombok Timur. Sebelum pulang ke Mataram pada hari Minggu, kami sempatkan sejenak melipir ke Desa Wisata Tete Batu yang katanya menjadi Desa yang indah dan sejuk.  Benar saja, sejuknya desa itu membuat kami merasa tenang. Apalagi desa ini terlihat lebih teratur karena memang merupakan Desa Wisata. Lombok menjadi salah satu tempat yang memiliki Desa Wisata yang diunggulkan. Selain memang suasananya yang masih sangat alami, desa ini terlihat lebih rapi dan bersih. Benar-benar menghadirkan tempat yang membuat nyaman dan tenang saat ada disini. Melewati sungai, sawah b...

Menuai Hikmah Seorang Programmer dibalik Cerita di Rumah Peradaban

Rumah Peradaban ingin saya jadikan sebagai sebuah tempat berbagi dan bercerita. Rumah Peradaban adalah salah satu cara saya untuk memaksa diri saya untuk bergerak. Bergerak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk yang ada di sekeliling saya dari hal yang terkecil yang bisa saya lakukan.  Mungkin memang saya bukan siapa-siapa, tapi semakin lama saya semakin ingin bisa bermanfaat untuk sekitar saya meski hanya sedikit. Apalagi anak-anak masih sangat butuh saya di setiap waktu mereka jadi saya ingin berkegiatan yang bisa melibatkan anak-anak dan bisa membuat anak-anak lain pun merasakan sesuatu yang bermanfaat.  Rumah Peradaban adalah cara saya untuk mengajak anak-anak memiliki wawasan yang luas, memiliki kebijaksanaan dalam memaknai kehidupan, belajar dari sejarah, belajar untuk menjadi tokoh peradaban dengan kemampuan yang mereka miliki. Mulai dari mencintai literasi, memaknai setiap peristiwa dengan bijaksana dan kemudian menjadikannya sebagai pelajaran dan motivasi untuk ...

Rumah Peradaban adalah Mimpiku yang Menjadi Nyata

 Menjadi bagian dari Spirit Nabawiyah Community (SNC) seperti sebuah titik balik bagiku. Aku seperti menemukan sebuah energi baru untuk bisa berubah menjadi lebih baik dan bermanfaat lebih banyak untuk orang lain.  Semakin dewasa usia, semakin banyak melihat sekeliling, rasanya sudah ingin lebih bermanfaat untuk lebih banyak orang. Awal mengenal komunitas ini adalah ketika mengenal Buku Pintar Iman dan Islam dari Mbak Gina Handayani. Sejak itu, saya terus mengikuti story sosial media Mbak Gina dan makin jatuh hati dengan program wakaf buku. Wakaf buku adalah sebuah sarana untuk bisa menyebarkan banyak buku kepada mereka yang memang terbatas dalam mengakses buku siroh. Buku-buku premium dengan harga yang tidak murah ini jarang bisa diakses oleh banyak orang. Banyak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan mereka, bukan hanya tentang dana tapi juga pengetahuan tentang pentingnya siroh. Adanya program wakaf buku siroh ini benar-benar membuat saya semakin yakin kalau komunita...

Pagi Pagi di Aranka Tempasan Lodge

 Akhir bulan selalu menjadi dilema bagi keluarga kami. Apalagi akhir bulan Juli kali ini jatuh di hari Sabtu dan Minggu. Sudah pasti Ayah akan sibuk dengan pekerjaan kantor. Buat saya, ini memang sudah biasa, tapi tentu tidak untuk anak-anak yang sudah menunggu weekend untuk bisa bermain bersama Ayah. Mereka sudah menunggu hari Jum'at yang pasti Ayah akan pulang. Kerja di luar kota Mataram membuat Ayah harus pulang seminggu sekali atau dua kali karena jalanan yang cukup ramai dan pertimbangan capek kalau harus pulang pergi setiap hari. Kami pun memutuskan untuk membuat sebuah tempat tinggal sederhana di dekat kantor suami untuk bisa jadi tempatnya istirahat dan kami bisa ikut kesana lebih leluasa. Di sebuah kompleks perumahan yang sudah padat penduduk, kami membangun sebuah rumah sangat sederhana sekali untuk bisa menjadi tempat singgah Ayahnya anak-anak kalau capek kerja dan tidak bisa langsung pulang.  Weekend ini pun kami disuruh untuk ke Lombok Timur karena dia akan lembur...

Sepenggal Rasa untukmu

Tidak ada yang bisa mengatur seberapa dekat hati itu terpaut. Seberapa lama bersama pun tak bisa mengatur keterkaitan hati. Rasanya ini bisa menggambarkan yang terjadi pada kita saat ini. Meski sudah kenal lama sejak menjadi warga disini, tapi rasanya kedekatan itu begitu melekat di hati baru beberapa waktu terakhir ini.  Saat kumerasa ada kecocokan di setiap cerita. Ada yang membuat hatiku terpaut saat bercerita, melempar ide dan berbagi ilmu. Rasanya pertemuan denganmu selalu menjadi saat yang menyenangkan bagiku karean selalu mendapatkan sesuatu yang baru dan membuatku menjadi lebih bersemangat. Aku yang haus ilmu dan terkadang kelebihan isi kepala rasanya bisa tersalurkan bersamamu. Aku mendengar beberapa cerita tentang yang sedang kau alami, tapi aku sengaja diam. Sudah banyak pasti yang menguatkanmu dan aku memilih menguatkanmu dengan caraku. Mengalihkan perhatianmu untuk bersama menyebar kebermanfaatan. Dan sampailah pada ujungnya, kau pun akhirnya memutuskan untuk move on. ...

Meniti Jembatan Bambu di Bukit Seger

 Sirkuit Mandalika menjadi primadona sejak digelarnya balap motor berskala Internasional sejak akhir tahun 2021 silam. Pandemi sudah beranjak menjadi endemi, pariwisata sudah mulai bangkit, kini Lombok mulai menjadi pusat perhatian dunia. Penginapan dengan berbagai tipe dibangun di daerah tersebut yang memang sebelumnya memang sudah ada, tapi menjadi lebih banyak bahkan juga dibuat home stay di rumah warga sebab pengalaman kemarin banyak penonton yang tidak mendapatkan penginapan akhirnya menginap di rumah warga selain mencari tempat yang dekat dengan lokasi acara, harganya pun lebih terjangkau dibanding menginap di hotel dengan fasilitas lengkap.  Memang, akhirnya harus terima dengan fasilitas seadanya. Namun, hal ini membuat warga sekitar menjadi berfikir untuk membuat penginapan berbasis rumah warga yang lebih nyaman. Sama seperti di derah Sembalun yang sudah membangun penginapan berbasis rumah warga dengan bantuan dari pemerintah untuk membuat kamar dengan kamar mandi yang...

Mendadak ke Gili Trawangan

Libur Idul Fitri tahun ini lebih panjang dari sebelumnya. Pemerintah memberikan keleluasaanuntuk mudik, sehingga banyak diberikan cuti bersama yang lebih lama dari biasanya. Berita arus mudik yang padat memenuhi jalan dan semua alat transportasi umum membuat hati ini bergetar. Pernah merasakan mudik dengan mobil sekeluarga beberapa tahun yang lalu dan terjebak macet panjang juga antrian masuk kapal hingga 1km, perjalanan Boyolal-Ambarawa yang biasa hanya 1-1,5 jam bisa jadi 4 jam. MasyaaAllah rasanya memang luar biasa. Euforia mudik itu sangat terasa. Sejak berkeluarga, memiliki suami dan anak, tak pernah merasakan mudik jauh karena mertua ada di satu kota dang orang tua saya hanya beda Kabupaten saja. Jadilah sejak menikah belum pernah merasakan safar yang jauh. Ada kelebihannya memang, saat pandemi panjang kemarin, kami masih tetap bisa berkumpul bersama keluarga. Libur panjang kali ini kami rencanakan untuk mengurus taman depan gerbang yang terbengkalai sejak pasca renovasi. Seperti...