Skip to main content

Pantai Cemara

Inilah Lombok, indah dengan semua yang ada di setiap sudutnya. Kalau orang bilang Lombok itu Pulau Bali kedua, mereka semua salah. Lombok ya Lombok, Bali ya Bali, dua pulau yang memiliki keindahannya sendiri-sendiri yang tak bisa dibandingkan hanya dari satu sudut saja.

Bali menjual budaya, tradisi dipadu dengan ketenangan dan harmoni alamnya. Namun, Lombok memberikan suasanya nyaman dipadu dengan kelamian alam yang belum tersentuh. Bahkan tak hanya satu, ada banyak yang benar-benar indah tanpa sentuhan. Mulai dari banyaknya gili (pulau kecil) yang masih sepi dan tak kalah indah dibanding gili trawangan dan gili air, gili yang lain memberikan kenyamanan yang berbeda. Ketenangan dan kesendirian sebagai tempat untuk melepas penat setelah beraktifitas.

Ini juga salah satu pantai indah di selatan Pulau Lombok yang masih masuk dalam wilayah Lombok Timur. Pantai cemara. Tak ada rencana kesana hari itu, seminggu setelah Abang pulang dari naik gunung kami keluar beli obat untuk giginya yang katanya nyeri. Karena masih malas pulang ke rumah, aku pun meminta nongkrong sekedar menunggu sore. Tanpa tahu mau dibawa kemana, aku hanya diam, pasrah mau dibawa kemana saja.

Dari Selong, Abang memilih jalan lewat Tanjung Luar menuju Keruwak terus menuju Jerowaru ke arah Selatan. Sepanjang perjalanan dari Keruwak ke arah Jerowaru terasa begitu tenang, sejuk dan menyegarkan. Banyak pepohonan disana-sini. Inilah Lombok, sepanjang perjalanan selalu terasa menyegarkan, banyak produsen oksigen di sepanjang jalan. Rasanya begitu tentram dan damai.

Ditemenin lagunya Westlife "Nothings gonna change my live for you" jadi berasa lagi kasmaran. Eh, ntar dulu aku kan kesini sama Abang berarti ceritanya lagi pacaran ni ceritanya. Oke, baiklah kita kondisikan keadaan pacaran. Nah, kalau jalan-jalannya sama suami yang romantis Lombok lah tempatnya. Akan banyak inspirasi romantis.

Sebuah tempat yang masih banyak ditumbuhi alang-alang, sebuah teluk yang tenang dengan pasir putih butiran besar.


Satu sudut di pantai cemara ini yang berbeda ya di tempatku pose itu. Nggak ada di pantai lain tempat seindah itu.
Padang ilalang yang akan membuat semua mata terpana melihatnya.

Sayang sekali cuma pake kamera hape. Padahal ada penangkaran rumput laut di daerah ini, lautnya jadi kelihatan kotak-kotak hijau di tempat-tempat rumput laut dibudidayakan.


Comments

Popular posts from this blog

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...