Bertemu dengan seorang yang terlihat sombong dan angkuh pada kesan pertama. Kami bertemu secara tidak sengaja di Udayana. Aku yang waktu itu bertemu dengan teman yang pernah akan mencarikan kos untukku dan si Mas ini berada di sana juga. Kami hanya kenal sekilas dan tak pernah lagi bertemu setelah itu. Tanpa diduga, kami dipertemukan kembali di Kantor Cabang Selong ketika aku ada pertemuan. Melihat wajahnya, ada bayangan yang bekelebat tentangnya. ‘kayak pernah lihat, dimana ya?’ Ingatanku kembali pada malam itu, malam ketika kami dikenalkan oleh Anggi. Kuhampiri cowok dengan hem kuning dan celana kain yang sedang duduk sambil merokok di depan pintu depan kantor. “Temennya anggi ya?” tanyaku to the point. “Iya, temennya anggi yang ketemu malem-malem itu ya?” ternyata dia masih inget. Aku mengangguk. “Ngapain disini?” tanyaku. “Nggak ada, maen aja. Jadi sopir nih” atasannya yang berada di sampingnya Cuma senyum-senyum. Masih kucoba mengingat siapa namanya tapi tak be...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..