Skip to main content

Posts

LoRA Goes To School TK Al Muhajir Ampenan

 Tanggal 23 Januari 2024 Hari ini, hari terakhir saya bertugas menjadi trainer di kegiatan ini. Membuka mata, berbagi cerita untuk meluaskan kebermanfaatan dan menyalurkan kebaikan terus menjadi gelombang yang semakin besar tanpa putus.  Banyak orang yang tidak merasa ini penting karena bukan materi yang kami dapatkan, tapi bahagia. Menjadi orang yang bisa bermanfaat itu sebuah rasa yang merasuk dalam lubuk hati. Apalagi bertemu teman-teman seperjuangan yang memiliki frekuensi energi yang sama saat berkegiatan. Bersama sadar tugas sebagai khalifah untuk terus menyampaikan kebaikan. Menutup rangkaian Lora Goes To School di Mataram, saya berkesempatan bertemu ibu-ibu hebat di TK Al Muhajir, Ampenan. Ini adalah sekolah terdekat yang saya dapatkan selama LGTS berlangsung. Namun, drama nyasar karena google map selalu menjadi cerita yang tak terlupakan.  Saya terlambat sampai 30 menit karena mengikuti petunjuk Google Map. Sebenarnya pukul 7.50 WITA saya sudah berada di lokasi. ...

LoRA Goes to School ke TK NW Al Mahsun Khindir

 Kamis, 16 Januari 2025  Saya berkesempatan berkunjung ke sebuah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak di daerah Dasan Tapen, Gerung. TK NW Al Mahsun Khindir yang terletak di area sekolah di bawah Yayasan NW.  Saya sudah overthinking sekolah ini akan sulit ditemukan, tapi ternyata berbekal gmap, saya tak butuh waktu lama untuk menemukan sekolah ini. Tak selamanya apa yang kita anggap sulit, setelah dijalani akan terasa benar-benar sulit, seperti yang saya alami. Sejak awal saya sudah overthinking tentang sekolah ini, ternyata tidak sulit menemukan sekolah ini.  Sekolah ini ada di lingkungan kompleks sekolah yayasan Nahdhatul Wathan. Ada SD, SMP, SMA. Bangunan yang ada cukup sederhana, tidak terlihat mewah, tapi cukup ada ruang lapang untuk anak-anak bermain. Ada lapangan yang bisa digunakan untuk anak-anak bermain. Saya datang ketika anak-anak sedang bermain bola. Sederhana, tapi menyenangkan.  Bangunan TK ada di tengah kompleks sekolah. Anak-a...

Eksplore Lombok Tengah: Dari Sengkol ke Pantai Mawun

 11 Januari 2025 Weekend menjadi waktu yang paling dinanti anak-anak. Beberapa minggu terakhir ini kami tidak banyak keluar karena curah hujan yang tinggi membuat kami tak leluasa untuk bepergian. Bahkan, saat libur sekolah, kami hanya bisa berdiam di rumah.  Libur weekend kali ini kami menyempatkan keluar karena melihat cuaca dua minggu terarkhir yang curah hujannya semakin sedikit. Awalnya kami berniat ke arah Sekotong, tapi melihat Mataram kembali hujan lebat dan ringan yang mulai mengguyur, Ayah ragu mau melanjutkan perjalanan ke arah Sekotong. Ditambah melihat prakiraan cuaca daerah sana dari BMKG yang menginformasikan akan hujan ringan sepanjang hari, kami sempat mau putar balik ke arah Senggigi, tapi akhirnya kami memutuskan berjalan ke arah Pantai Kuta Mandalika. Meski sedang tinggi curah hujan, daerah sana lebih sedikit curah hujannya.  Ini buku pemberian teman Bunda. Nama Bu Esti. Semakin banyak teman, semakin banyak rezeki seperti ini. Mbak Nada suka buku ini k...

Keputusan di Ujung Usaha Bapak Bisa Berangkat Haji

Menunaikan ibadah haji, beribadah di Baitullah adalah impian semua orang. Begitupula dengan Bapak dan Ibu mertua yang sudah meniatkan sejak tahun 2012 untuk bisa berangkat haji. Setelah 12 tahun penantian, Allah berikan jalan dengan nama mereka keluar menjadi calon jamaah haji tahun 2025 kali ini.  Alhamdulillah, sejak kami mengetahui dari tetangga yang merupakan pensiunan pegawai di Departemen Agama tentang nama kedua mertua sudah ada di daftar calon jamaah haji tahun 2025.  Pembuatan Paspor Berdasarkan informasi dari Bu Burhan, Bapak dan Ibu mertua diminta segera memastikan ke Departemen Agama Kota Mataram untuk menyicil membuat paspor terlebih dahulu sebelum nanti penuh sesak mengingat kondisi Bapak yang tidak leluasa bergerak.  Bulan Oktober 2024 saya diminta menemani Ibu ke Depag Kota Mataram untuk mendapatkan surat pengantar. Kami kemudian menuju ke Kantor Imigrasi untuk membuat paspor. Alhamdulillah semua berjalan lancar sampai paspor atas nama ibu dan bapak keluar...

Lora Geos To School ke Lombok Insani School

  Lombok Read Aloud membuat kegiatan untuk mengenalkan Read Aloud ke banyak sekolah di Lombok melalui kegiatan Lora Goes to School (LGTS) yang dilaksanakan di 25 sekolah di Pulau Lombok. Kami memberi kesempatan 5 sekolah di setiap kabupaten/kota tercepat yang mendaftar dan belum ada kegiatan Read Aloud untuk kami datangi secara gratis bahkan kami membawa buku untuk ditinggalkan di sekolah tersebut.  Lora juga meminta bantuan volunteer Trainer dan Co-Trainer untuk melancarkan kegiatan ini karena sekolah tersebut tersebar di beberapa daerah sehingga meminta bantuan teman-teman Volunteer terdekat.  Kegiatan ini kami lakukan di bulan Desember 2024 dan bulan Januari 2025. Saya sengaja memilih di bulan Januari karena kesibukan bulan Desember yang tak bisa ditinggalkan.  Sekolah pertama di bulan Januari di Lombok Insani School, Lombok Barat. Sekolah ini terletak di daerah Meninting, tidak jauh dari Mataram menuju deretan Pantai Senggigi. Kali ini, saya didampingi Mbak Zahra...

Hai Aku tahun 2024

Hai Aku...Apa Kabarmu? Kamu bahagia Pernah kah merasa kalau selama ini, hidup kita hanya melulu tentang orang-orang di sekitarmu?  Pernahkah merasa kalau selama ini terlalu sibuk dengan mengurus orang lain? Pernahkah merasa kalau terlalu banyak mengalah? Pernahkah merasa kau terlalu keras pada dirimu? Pernahkah bertanya pada dirimu apa yang sedang kau rasakan? Pernahkah bertanya pada dirimu apakah kamu lelah? Pernahkah berterimakasih pada dirimu karena sudah kuat sampai hari ini? Pernahkan kau berusaha untuk tetap kuat meski sebenarnya sedang sangat lemah tak berdaya? Tanpa sadar, sejak menjadi istri dan Ibu, sosok ini seringkali kehilangan jati dirinya. Ia berusaha memenuhi bahagia orang sekitarnya, tapi ia lupa pada bahagianya. Bukan karena ia tak ingin, tapi karena kasih sayangnya menguasai hati dan pikiran. Merasa bertanggungjawab atas kenyamanan dan kebahagiaan keluarganya hingga lupa bertanya pada dirinya sendiri. Wanita diberikan kasih sayang yang luar biasa oleh Allah SWT. ...

Menilik Sejarah di Masjid Kuno Bayan Beleq

Lombok yang banyak dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid, pulau ini tidak pernah sepi ketika waktu sholat tiba. Semua Masjid dan Musholla bersahutan mengumandangkan adzan, mengingatkan semua untuk bersegera menunaikan ibadah wajib sebagai hamba. Meski hidup berdampingan dengan umat agama Hindu yang juga banyak tinggal di Lombok, tapi kerukunan antar umat beragama sungguh terjalin sangat indah.  Islam masuk ke Pulau Lombok dan menyebar sangat pesat. Disinilah Islam pertama kali masuk ke pulau ini. Daerah Bayan, bagian utara Pulau Lombok. Daerah ini dekat dengan pelabuhan ketika itu. Pelabuhan lama itu sudah tak lagi dipakai oleh masyarakat karena pusat kegiatan sekarang berpindah ke daerah selatan sehingga pelabuhannya pun berpindah. Kami melakukan perjalanan dari Mataram pukul 08.00 WITA melewati Pantai Senggigi. Nasi kuning yang sudah disiapkan untuk makan siang kami buka di tikungan Pantai Malimbu. Sepanjang pesisir pantai Senggigi menuju Pemenang, banyak pantai dengan spot ...