Skip to main content

Kulwap Dapur Ibu Pintar materi 1 dan 2

Awal bulan ini , ada seorang teman mengajak untuk ikut kulwap dapur pintar. Intinya bagaimana menelola keuangan belanja rumah tangga aar tidak banyak kebocoran, bagaimana merencanakan kebutuhan dapur dengan cerdas mulai dari persiapan, merapikan kulkas dan memasak cepat tanpa ribet. Tertarik dong, secara emak ada dua anak balita yang super aktif harus diurus. 

Temanya Kupas Tuntas Ibu Pintar mengurus  soal Perdapuran di Rumah. Biasanya kalau ikut kulwap parenting atau apapun, pasti bacanya kapan sempet karena memang waktu baca udah sangat sempit. Apalagi si Mbak dan adek yang masih butuh ekstra perhatian membuat Emak tidak bisa lama memegang gawai. Namun, kulwap kali ini berbayar, sepertinya kulwap berbayar tidak akan sekedar memberi materi dan tanya jawab saja.  Kulwap berbayar biasanya akan lebih serius dengan pemberian tugas. Memastikan dulu kalau pemberian materi tidak via zoom dan mempertimbangkan memang Emak sedang butuh referensi mengurus dapur karena selama ini kulwap hanya tentang parenting saja, jadilah mengiyakan ajakan teman lama di sebrang pulau itu untuk bisa dapat diskon 10k kalau ikut 2 orang bersamaan (tetep ya cari yang lebih hemat). Nah, kami menadapatkan bonus satu bumbu kare jepang instant dan satu sambal siap makan. 

Tibalah hari pertama pemberian materi hari Senin. Materi pertama adalah tentang persiapan. Mempersiapkan belaja bulanan dan belanja mingguan menjadi penting agar tidak banyak kebocoran karena harus membeli eceran. Kami Diminta membuat list belanja bulanan dan untuk sayuran kami diminta mmebuat list belanja mingguan dengan acuan menu seminggu yang sekiranya akan kami buat. Mempersiapkan menu seminggu lalu menuangkannya dalam list belanja mingguan akan sangat membantu untuk menghindari banyaknya kelupaan saat akan memasak dan membuat kebocoran uang belanja pun menjadi sedikit. 

Tugas di submit di social media masing-masing peserta dengan mengetag penyelenggara kulwap. Emak yang setiap pagi ribet dengan urusan rumah dan duo krucil tidak smepat mengerjakan tugas kulwap. Akhirnya, di hari yang keempat, tugas pun dirapel.

Tugas pertama membuat daftar belanja bulanan  dan membuat menu set dalam satu minggu. Ada beberapa referensi menu set di beberapa IG yang sering memposting menu makanan harian. Terkadang, saking banyaknya yang harus dikerjakan, menu harian pun jadi hal yang membingungkan. Menggabungkan sayur, lauk yang cocok dan enak untuk keluarga itu tidak mudah.

sumber: dokumen pribadi

Anak-anak dan Ayahnya suka bosan kalau makanan dari pagi sampai malam sama, jadilah sebenarnya sering sarapan itu berbeda dengan yang lain. Roti, jagung rebus atau donat menjadi pilihan mereka yang mungkin tidak terlalu mengenyangkan. Tak jarang mie goreng/kuah atau nasi goreng menjadi menu selingan saat sarapan atau malam hari. Makaroni juga menjadi salah satu ite yang harus ada karena anak-anak kalau susah makan atau tidak ada makanan, makaroni bisa menjadi pilihan dengan menambahkan telur, keju dan susu atau hanya direbus saja dengan garam dan merica ditambah sedikit bwang bombai.

sumber: desain canve dokumen pribadi


Menuju materi kedua, bagaimana agar tidak boros, kami harus mempersiapkan menu harian selama satu minggu yang kemudian direfleksikan kepad daftar belanja mingguan. Kali ini, kami dihimbau lebih pada prakteknya dengan melihat apa yang tidak ada di rumah dan mencantumkannya untuk daftar belanja mingguan. Sayur dan lauk biasanya memang lebih baik stok untuk per minggu karena kalau per bulan terlalu lama dan sulit untuk 

sumber : dokumen pribadi. desain canva by me


Seharusnya, pada tahap mencatat daftar belanja sekaligus dicantumkan perkiraan harga dan ukuran yang akan dibeli pada belanja mingguan. hal ituutnuk mengetahui perkiraan uang yang akan kita bawa sehingga tidak terlalu banyak membawa uang saat belanja yang membuat banyak hal yang tidak seharusnya dibeli menjadi dibeli karena ada uang sisa. Usahakan untuk konsisten dengan daftar belanja yang sudah kita catat, membeli yang sekiranya terlewat dalam mencatat, tapi teringat saat melihatnya di pasar itu wajar. Namun, godaan diskon yang sulit dihindarkan bagi ibu-ibu lah yang perlu untuk dihindarkan. 

Daftar belanja bulanan bisa disimpan, di print atau dibuat satu catatan khusus sebagai acuan yang nantinya setiap bulan bisa ditengok. Tinggal mencoret beberapa item yang masih ada di rumah yang tidak perlu dibeli. Belanja bulanan biasa di supermarket, jangan lupa mencantumkan perkiraan harga agar tidak kalab dalam membeli barang diskon yang terpampang.

Kebanyakan kebocoran terjadi saat melihat barang diskon dengan dalih "mumpung diskon nih,". Untuk emak-emak yang berfikir hemat dan selalu membandingkan harga untuk mencari yang lebih hemat dengan kualitas yang baik, godaan diskon itu sulit terelakkan apalagi untuk kebutuhan rumah tangga yang bersifat rutin seperti minyak goreng, diapers, susu anak ataupun camilan anak-anak. Tidak apa-apa asalkan tidak berlebiha, tapi kadang karena uang masih banyak sisa, emak-emak cenderung tidak berfikir kebutuhan, langsung saja membelinya.

Bijak dalam berbelanja ya, Buibu.... Rangkuman materi selanjutnya akan saya lanjutkan di tulisan saya selanjutnya.

Stay tune ya.



Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...

Yant Sorghum, Pioneer Budidaya dan Olahan Sorgum di NTB

  Sorgum merupakan sebuah tanaman lahan kering yang kaya manfaat. Namun, tanaman ini kurang dibudidayakan karena dirasa kurang menjanjikan. Sorgum  ( Sorghum bicolor (L .) Moench ) termasuk famili Graminae (Poaceae )   ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman nenek moyang kita, tapi tidak banyak yang memanfaatkannya. Bahkan di Lombok pun hanya digunakan sebagai pakan ternak sehingga tidak banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Tanaman ini tidak sulit dibudidayakan sebab merupakan tanaman lahan kering yang cocok dengan lahan pertanian yang ada di beberapa daerah di Pulau Lombok. Namun, karena hanya biasa dimanfaatkan untuk pakan ternak, tidak banyak petani yang membudidayakannya.     Peluang ini dilihat oleh Ibu Nur Rahmi Yanti. Seorang penyuluh pertanian lulusan Universitas Mataram ini memulai pengembangan budidaya sorgum di Lombok. Melihat manfaat sorgum dan ingin mencari sesuatu yang baru untuk diproduksi, Ibu Yanti mencoba untuk mengembangka...