Skip to main content

hei nada

si kecil sudah 7 bulan lebih dan aku masih saja takjub dengan perkembangannya. menjadi ibu memang bukan hal yang mudah. sadar terlalu banyak kekurangan yang masih harus kuperbaiki, aku berusaha terus belajar menjadi ibu yang baik. masa-masa indah  bersamanya tak pernah membuatku bosan meski terkadang lelah ini begitu menggelayut. namun, semua hilang begitu saja ketika melihat wajah cantik dan lucunya menyunggingkan senyum dengan gusi yang masih belum tumbuh gigi.


ia yang selalu bisa membuat hati ini menjadi kembali bahagia, ia yang membuat syukur itu terus mengalir memiliki buah hati dan ia juga yang membuat kami belajar untuk berterimakasih pada kedua orang tua kami selagi masih bisa.

perkembangannya begitu pesat dan tumbuh menjadi bayi yang sehat. di usianya yang tujuh bulan, ia sudah merangkak dengan cepat dan mulai menggunakan benda-benda di sekitarnya untuk berdiri. aku pun belajar untuk membuat makanan yang menyehatkan untuknya dan memvariasikan makanan untuk si kecil yang sudah mulai banyak makan. dengan bantuan mertua yang mengingatkan, aku pun belajar dari banyak orang dan buku.


aku berusaha mengajarkannya banyak hal mulai dari kecil mengajarkannya untuk berani melakukan banyak hal dan berani mencoba hal baru. berharap ia tumbuh menjadi anak yang kreatif dan pemberani. tubuhnya yang gemuk tak membuatnya malas bergerak. ia tetap memiliki sejuta gaya dalam bergerak. ia bahkan lebih suka merangkak kesana kemari daripada digendong. meski mulai kewalahan dengan tingkahnya bahkan saat memakai baju, tapi aku bersyukur ia sehat dan terus lincah.

Comments

Popular posts from this blog

Ujung Pertemuan Kita

Mbak Andin.... Jazakumullah Khoiron Katsiron Persahabatan kita membuat banyak kenangan indah. Persahabatan kita membawa banyak kebaikan. Persahabatan kita membuatku banyak belajar.  Aku tahu betapa kau adalah wanita yang luar biasa. Menghadapi banyak hal dengan selalu husznudzon pada Allah SWT, bertumbuh pantang menyerah untuk menjadi lebih baik. Kau yang mengajarkanku untuk menghadapi banyak hal dengan gagah berani. Sekarang ataupun nanti, semua pasti harus dihadapi.  Aku banyak belajar tentang kekuatan menghadapi darimu. Meski pahit, hadapi saja. Minta pertolongan dan kekuatan padaNya, pasti ini juga akan terlewati.  Terimakasih sudah terus saling menguatkan dan menjadi tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah. Tak pernah menyalahkan, tapi memahami. Kau tahu, bersahabat denganmu adalah zona nyamanku. Namun, sekarang aku harus siap untuk keluar dari ini. Bukan berarti persahabatan kita akan berakhir, tapi jarak yang membuat kita tak bisa sering bertemu pasti akan membuka ...

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...