Skip to main content

Nada udah 5 Bulan, yeay

Putri kecilku sudah berusia lima bulan. Aku selalu ada di sampingnya untuk mendampingi setiap perkembangannya. Tak pernah ada rasa lelah ketika melihat wajah cantiknya apalagi senyum manisnya yang membuat semua hati menjadi luruh padanya. Anugerah ini begitu terasa indah. Tak pernah terbayangkan sebelumnya memiliki seorang anak akan sebahagia ini.
Mendampingi perkembangannya dari lahir, memberinya ASI eksklusif, mendampingi perkembangannya, memandikannya, mengajaknya berbicara dan bercana hingga melihat perkembangannya yang cukup pesat di usia ini tak pernah tergantikan oleh apapun. Ada rasa syukur karena diberi kesempatan bahagia ini olehNya. Inilah hikmahnya aku tidak bekerja sehingga bisa merawat si kecil dengan tanganku sendiri. Aku puas mendampingi setiap perkembangannya dan melimpahkan seluruh perhatianku padanya.

Tak terasa, sebentar lagi dia sudah akan mendapatkan makanan pendamping ASI. Aku sedang berburu untuk mendapatkan komposisi makanan terbaik yang bisa kuberikan padanya. Mempersiapkan apa saja yang diperlukannya adalah sesuatu yang menyenangkan. Belajar menjadi ibu yang baik adalah masa-masa yang indah. Sudah menjadi cita-citaku untuk mengurus buah hatiku sendiri, bukan menitipkannya pada orang lain.



Si kecil Nada tumbuh dengan begitu pesat. Di usianya yang lima bulan, dia sudah belajar untuk duduk sendiri. Terkadang dia sudah tak mau bersandar saat duduk dan sudah banyak gerak. Aku sampai kewalahan kalau memakaikan baju selesai mandi. Dia bergulung kesana kemari sambil teriak-teriak. Selalu saja bercucuran keringat ketika memandikan dan memakaikan baju. Namun, itulah yang membuat hati ini bahagia setiap kali bersamanya. Lelah itu terhapuskan dengan melihat keceriaannya. Si kecil yang mirip banget sama ayahnya ini paling gampang tersenyum. Dia tumbuh menjadi anak yang mudah untuk tersenyum pada setiap orang yang dilihatnya. Senyum manisnya membuat semua yang melihat menjadi suka padanya.


Comments

Popular posts from this blog

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Menikmati makan di Tengah Kebun Bambu, rasanya Seperti di Kampung

Siang itu, kami tidak punya tujuan makan siang. Salah seorang dari kami mengajak untuk ke Bonjeruk, begitu tempat makan ini terkenal di kalangan orang-orang. Belum ada diantara kami yang sudah pernah datang untuk makan di tempat yang katanya makanannya cukup khas. Kami mencoba menelusuri menggunakan Gmap dengan petunjuk arah Bonjeruk. Kami menemukan arah menuju Warung Bambu, Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah.  Perjalanan menuju ke lokasi tidak lebih dari 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang. Bagi kami yang sudah tinggal di Lombok, lokasi ini tidak sulit ditemukan, Namun, bagi pendatang yang menjelajah Lombok sendiri mungkin butuh waktu lebih lama karena harus memperkirakan arah. Namun, google map cukup membantu dan akurat menunjukkan lokasi ini.  Ada 2 lokasi Warung Bambu ini. Kami singgah di lokasi cabang dari warung utamanya. Menurut penuturan karyawannya, di lokasi ini warung hanya buka sampai pukul 18.00 WITA, sedangkan di cabang utamanya buka hingga pukul 21.00 WI...

Kegiatan Rumah Peradaban Pagutan Bersama Read Aloud

 Rumah Peradaban adalah sebuah wadah yang difasilitasi oleh Spirit Nabawiyah Community untuk lebih banyak orang mengenal siroh melalui buku. Melalui buku, anak-anak bisa belajar banyak hal. Selain memahami isi buku yang dibaca, membawa buku melatih kesabaran, melatih berfikir kritis, melatih menyimpulkan setelah membaca yang berarti bisa memasukkan unsur bijaksana, melihat banyak sudut pandang juga memiliki wawasan yang lebih luas.  Membaca kini sudah tersingkirkan sejak adanya gadget yang membuat anak-anak bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Ditambah ketika pandemi, semua harus melalui daring bahkan anak-anak sampai diberikan hanphone sendiri sampai kadang terlewat untuk memantau mereka dan memberikan batasan. Akses gadget tanpa batas membuat anak-anak semakin pasif dalam berinteraksi dengan lingkungan.  Melihat fakta dunia anak sekarang miris sekali rasanaya melihat mereka berkegiatan tanpa ada manfaat dengan gadget. Mereka tenggelam dalam kesenangan tanpa ada gera...