Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2012

Terinsiprasi dari Lirik lagunya Om Ebit G Ade

‘Masih adakah cinta yang disebutkan cinta bila kasih sayang kehilangan makna’ Simple, tapi penuh makna. Indah dan dalam. Sebuah lirik dari Ebit G Ade yang mampu menggetarkan hati. sebuah lirik akan diartikan bermacam-macam oleh pendengarnya. Tergantung dari sudut mana melihatnya. Lirik lagu pria era orde lama ini semuanya sarat makna. Puitis dan indah. Mulai dari lagu cinta, patah hati, lagu kemanusiaan hingga lagu religi yang dikemas dalam musik khas Ebit. Suara dan nada yang bisa membuat setiap orang yang mendengarnya tergetar.  Kekhasan suara dan nadanya membuat siapa saja yang mendengar akan langsung tahu kalau itu musiknya Om Ebit. Lirik puitis yang mendalam selalu menyiratkan berjuta makna. Seperti lirik yang menarik tentang cinta, kasih sayang dan makna yang dilantunkan Om Ebit dalam sebuah lagunya. Kasih sayang adalah landasan dari cinta. Cinta takkan terasa indah tanpa kasih sayang. Kasih sayang kehilangan makna, inilah yang membuat banyaknya tindakan yang menagata...

PKH day guys

Hari ketiga pencairan PKH (Program Keluarga Harapan), dana bantuan dari pemerintah untuk warga miskin. Pertama kali masuk di bank ini, langsung disodori program baru ini sehingga udah nggak asing lagi program yang banyak cerita ini. Sebelum dipindah ke Unit Masbagik, Unit Gunung Sari Lombok Barat juga melayani program dari dinas sosial ini. Pertama kali menerima SK penempatan untuk orientasi, kami disiapkan untuk pembukaan rekening PKH yang bejibun. Ketika itu aku masih berada di wilayah Cabang Mataram karena ikut seleksi lewat Cabang Mataram dan mendapat penempatan di Gunung Sari, wilayah Lombok Barat. Kementrian sosial bekerja sama dengan instansi tempatku bergabung saat ini untuk mencairkan dana bantuan berupa uang yang banyak disebut BLT (Bantuan langsung Tunai). Jumlah uang yang diberikan disesuaikan dengan jumlah tanggungan dalam keluarga dari segi pendidikan anak sesuai dengan wajib belajar sembilan tahun. Berapa banyak tanggungan anak sekolah yang masih berada pada area ...

First Dream

Session 2 Sederet mimpi muncul di benakku, seperti malam-malam biasanya. Kali ini semuanya kembali melayang-layang di angan yang membuatku tak bisa tidur.  Sekolah lagi untuk jadi dosen, punya usaha dan menjadi penulis. Belum ada satupun yang memiliki langkah pasti. Hanya sebuah pekerjaan yang sekarang kujalani menjadi langkah awal untuk bisa mewujudkan mimpi sekolah lagi dengan menabung. Namun, belum ada persiapan apapun untuk ke arah sana. Bahkan mencari lowongan beasiswa pun belum, hanya sekedar melihat-lihat saja. Kata orang kantor, “Buat apa sekolah lagi? Nggak ada gunanya, nggak naikin jabatan kecuali PNS” “Tapi itu mimpi saya mas” “Lagipula sistem pendidikan kita kan Cuma pake otak kanan aja, nggak berkembang sama aja” Ketika menyinggung sistem pendidikan kita memang benar seperti itu, tapi kalau semua orang berfikiran seperti itu lalu siapa yang mau merubahnya? Siapa yang akan meneruskan cerita pada akademisi? Banyak orang yang menempuh pendidikan tinggi hanya...