Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2020

Cerita Rumah Tangga

 Setiap rumah tangga memiliki cobaaannya masing-masing. Setiap orang memiliki ujian kehidupannya masing-masing. Meski terlihat sama atau hampir sama, tapi cara pandang yang berbeda, penerimaan yang berbeda akan membuat aktualisasi yang berbeda. Seberapa besar kita berserah dan percaya kalau semua adalah ketetapanNya. Bertaubat dan istighfar menjadi kunci ketenangan hati ketika masalah besar sedang melanda. Ada seorang pasangan yang sudah tidak muda lagi mengontrak di depan rumah. Mereka sudah setengah baya dan tidak ada yang membawa anak. Si Bapak terlihat rajin ke Masjid setiap kali sholat lima waktu. Saya yang memang tidak terlalu sering keluar dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah mertua yang masih satu kota jarang tahu ada orang baru. Hanya tahu kalau sudah ada yang mengontrak karena sudah ada lampu yang menyala pada malam hari. Beberapa minggu setelah itu baru tahu orangnya karena bertemu di jalan. Ternyata beliau berdua pasangan baru menikah. Ibu yang bertemu denganku ...

Dua Bulan Tak Tahu Kenapa

Pandemi mempunyai banyak cerita di sekeliling kami. Ada saudara yang kehilangan pekerjaan, ada yang saudara dagangannya sepi, ada saudara yang turun omset, tapi ada juga yang justru banjir orderan maker. Pandemi memberi kesan tersendiri di masing-masing orang. Ada satu orang teman yang memiliki cerita panjang. Cerita yang tidak mudah. Saat pandemi kembali membuat banyak orang terjangkit di cluster perkantoran, banyak teman kantor suami yang terjangkit. Ada dua teman dekat yang terjangkit. Satu orang cukup sehat, hanya beberapa hari sudah keluar hasil swab negatif sedangkan yang satu lagi sepertinya daya tahan tubuhnya kurang baik. Dipulangkan saat masih hasil swabnya positif. Anak dan istrinya pun hasil rapidnya positif. Mereka memiliki sebuah toko baju anak, syukurnya tidak diminta untuk ditutup. Ketua RT nya pun baik, beliau hanya meminta untuk isolasi mandiri karena merasa cukup pengetahuan untuk hal ini. Hanya suaminya saja yang sempat isolasi di tempat yang sudah disiapkan oleh ka...

Dari Food Preparation sampai Masak Kilat

  Sudah jadi sebuah skill yang harus dimiliki kaum emak adalah masak kilat. Sebenarnya tidak hanya masak. Nyuci kilat, nyapu kilat, beberes kilat, semua emak harus bisa menyelesaikan semuanya sebaik mungkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Namun, emak bukan robot ya, emak juga manusia. Jadilah emak harus punya prioritas dan strategi untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah, anak dan suami pun mendapat perhatian dengan baik. Tulisan kali ini masih berhubungan dengan kulwap yang kemarin saya tulis. Setelah semua bahan kebutuhan memasak dibeli lengkap dengan daftar menu yang akan dibuat setiap hari selama seminggu, satu hal lagi yang penting adalah food preparation. Mempersiapkan bahan makanan dengan menyimpan di lemari pendingin dengan benar agar tidak mudah rusak. Hal pertama yang harus disiapkan adalah food container, tissue/ kertas dan kulkas. Kriteria food container yang yang tepat untuk digunakan menyimpan makanan adalah 1. Kode 5 2. label BPA Free 3. Label Fo...

Kulwap Dapur Ibu Pintar materi 1 dan 2

Awal bulan ini , ada seorang teman mengajak untuk ikut kulwap dapur pintar. Intinya bagaimana menelola keuangan belanja rumah tangga aar tidak banyak kebocoran, bagaimana merencanakan kebutuhan dapur dengan cerdas mulai dari persiapan, merapikan kulkas dan memasak cepat tanpa ribet. Tertarik dong, secara emak ada dua anak balita yang super aktif harus diurus.  Temanya Kupas Tuntas Ibu Pintar mengurus  soal Perdapuran di Rumah. Biasanya kalau ikut kulwap parenting atau apapun, pasti bacanya kapan sempet karena memang waktu baca udah sangat sempit. Apalagi si Mbak dan adek yang masih butuh ekstra perhatian membuat Emak tidak bisa lama memegang gawai. Namun, kulwap kali ini berbayar, sepertinya kulwap berbayar tidak akan sekedar memberi materi dan tanya jawab saja.  Kulwap berbayar biasanya akan lebih serius dengan pemberian tugas. Memastikan dulu kalau pemberian materi tidak via zoom dan mempertimbangkan memang Emak sedang butuh referensi mengurus dapur karena...

Cobaan, Ujian,

Pandemi ini membuat banyak orang memiliki cerita hidupnya masing-masing. Ada yang harus survive kehilangan pekerjaan, ada yang harus survive gajinya dipotong, ada yang harus survive mencari tambahan penghasilan karena sakit, tapi ada pula yang harus survive dengan ujian sakit yang diberikan oleh Allah SWT. Ada seorang teman suami yang sudah seperti sahabat karena kami sering pergi bersama, diberikan cobaan menjadi salah satu orang yang terjangkit Covid 19 saat kantor Cabang utama banyak yang terkena virus ini. Beberapa yang memiliki imunitas kurang bagus dan kontak langsung dengan penderita terdeteksi positif dari hasil rapid test dan swab yang diwajibkan bagi semua pegawai. Tak hanya pegawai tetap, bahkan OB pun banyak yang terjangkit dan kantor cabang harus melakukan sterilisasai ruangan hampir setiap hari. Suami sempat khawatir karena meski tidak satu kantor, sempat ada beberapa hari kontak dengan penderita positif yang pertama terkonfirmasi. Saat itu sedang ada acara bisnis banking...

Weekend, Quality Time

 Entah sudah berapa weekend kami lewati tanpa keluar rumah. Alasan utamanya bukan karena pandemi, tapi karena qodarullah diberikan izin membeli sebuah lahan di Lombok Timur dekat kantor suami untuk nanti kami bangun kecil-kecilan agar bisa menjadi tempat istirahat suami saat pulang kantor tanpa kos dan tempat kami bisa ikut ke Lombok Timur.  Seperti de Javu, dulu saat baru masih punya anak pertama, kami pernah membangun sebuah rumah di Lombk Timur dari mengumpulkan insentif suami yang saat itu setiap bulan bisa ada kelebihan yang lumayan. Namun, Qodarullah saat baru selesai pondasi dan membuat pilar, suami mendapatkan promosi jabatan, tapi harus ujicoba setahun terlebih dahulu. Jadilah, kami harus menunda pembangunan karena saat itu insentif terhenti dan uang sudah habis juga masih ada hutang biaya tukang pada Mbah. Jadilah kami memutuskan berhenti membangun, melunasi biaya tukang dan kembali menabung membeli bahan untuk melanjutkan pembangunan. Bayangan punya rumah saat itu p...

Menyapih dan si Adek

 Seminggu ini, alhamdulillah Emak dikasih nikmat sakit oleh Allah. Berawal dari menyapih ASI si adek yang sudah berumur 2 tahun yang membuat ASI menjadi bengkak dan badan menjadi meriang. Si adek juga awalnya justru mudah, tapi di hari ke-3 dan ke-4 justru malah menjadi rewel dan mengamuk saat akan tidur yang membuatnya memaksa untuk bisa minum ASI lagi. Namun, tekad Emak sudah bulat dan memang sudah di sounding sejak sebulan terakhir ini. Pada akhirnya, payudara membengkak, badan semua pegal, kepala berat dan Emak pun lemas. Saat itu berada di rumah mertua, jadi nggak enak mau rebahan aja, apalagi Bapak mertua sakit. Jadilah Emak jadi harus tetap setrong. Sudah beli obat, sudah minum vitamin, tapi tetap saja badan terasa pegal semua dan demam. Setelah minum obat, tak lama pasti berkeringat dan terasa lebih ringan, tapi setelah dipakai untuk bekerja pasti terasa lagi lemas dan badan sakit semua.  Memang banyak yang bilang kalau menyapih, ibunya pun akan meriang, tapi saat dul...