Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2025

Rumah Peradaban ke UMKM Sasaq Maiq

 Long weekend di akhir Januari menjadi ajang untuk Rumah Peradaban kembali mengadakan kegiatan bersama anak-anak. Berbeda dengan tahun lalu yang antusias anak-anak cukup besar, tahun ini banyak yang berhalangan hadir. Banyak yang sudah memiliki agenda kegiatan sehingga tidak ikut. Selain itu, anak-anak yang dewasa juga sudah tidak mau ikut lagi karena sibuk dengan dunianya.  Sekitar 12 anak yang kemarin mengikuti kegiatan ini mulai tanggal 26 Januari 2025 hingga 28 Januari 2025. Kegiatan dadakan yang akhirnya berlangsung. Diawali dengan nonton film sambil makan bersama, kegiatan kali ini lebih banyak dipimpin oleh Bu RT yang memang memiliki ide untuk kegiatan ini.  Bu RT mengajak kami pergi ke sebuah tempat yang anak-anak bisa belajar memanfaatkan bahan alam. UMKM Sasak Maiq yang ada di daerah Batu Layar menjadi salah satu tempat untuk belajar memanfaatkan segala yang ada di pohon tersebut. Pisang yang merupakan pohon yang hanya bisa berbuah sekali menjadi bisnis yang men...

Kelas 5 dan Kelas 1, Mengapa Harus Beda Sekolah?

Memilih sekolah untuk anak-anak bukan hal yang mudah. Kami, saya dan suami sudah mendiskusikan ini jauh-jauh hari sebelumnya. Kami punya beberapa pertimbangan yang akhirnya memutuskan untuk tidak menyekolahkan mereka di satu sekolah meski sama-sama di sekolah Islam Terpadu.  Awalnya, kami merasa kalau mereka dijadikan satu sekolah, akan ada yang membandingkan mereka. Tidak bisa dipungkiri, membandingkan kakak dan adik itu pasti akan disinggung saat mereka ada di sekolah yang sama, meski tidak bertemu dalam satu masa atau periode. Namun, masa Sekolah Dasar merupakan masa sekolah yang periodenya paling lama, sehingga kami ingin menjaga mereka untuk tidak dibandingkan satu sama lain.  Kami berusaha untuk tidak membandingkan, jadi kami tidak ingin anak kami dibandingkan di sekolahnya karena kami tidak bisa mengontrol orang lain, tapi kami bisa mengambil sikap dari apa yang bisa kami hindari.  Bukan hanya itu, kami juga ingin mengambil lebih baik kebaikan dari dua sekolah, mem...

Market Day Nada, saatnya Mengenal Wirausaha Sejak Dini

Memasukkan puding warna warni ke dalam cup mika  Bangun jam 4 pagi untuk menuang puding dan susu di cup yang akan dijual Market Day menjadi kegiatan yang selalu ada di setiap tahun ajaran di semua jenjang Sekolah Dasar di sekolah anak saya. Meski setiap tahun saya selalu mempertanyakan maksud dari kegiatan ini, tapi sampai anak saya di kelas 5 SD, saya tak pernah menemukan jawaban.  Kelas 4 lalu, saya mulai memberikan kesempatan padanya untuk memberikan beberapa pilihan karena ia mau membuat sendiri jualannya. Ide dan pembuatan masih bersamaan dengan Bunda memikirkan dan mengerjakan. Tentu tahun ini harus berbeda dengan tahun lalu. Saatnya untuk naik kelas level kesulitannya.  Nada pernah membeli puding saat Car Free Day. Ia terkesan dengan teknik marketingnya dengan memberikan keleluasaan kepada si pembeli untuk memilih rasa dan bentuk puding yang dia sukai. Harganya tentu disesuaikan dengan berapa banyak puding yang dibeli termasuk besar kecil pudingnya. Setelah puding ...