Lima belas tahun menggeluti usaha ini, tidak mematahkan semangat Papuq Nikmah untuk terus memproduksinya. Meski tidak banyak peningkatan keuntungan karena produksinya pun tidak bisa banyak, tapi ia merasa senang bisa mengumpulkan teman-teman seusianya untuk bisa tetap bertemu di rumahnya membuat rengginang bersama. Produksi rengginang ini bukan hanya sebagai ajang mencari uang, tapi juga membuat mereka tetap sehat dengan kegiatan yang ada disini. Rengginang yang erat dengan simbol persatuan karena merupakan butiran ketan yang menyatu menjadi makanan yang gurih dan renyah ini benar mendekatkan mereka. Bertemu untuk membuat rengginang, bekerjasama dan berbagi tugas agar semua bisa selesai tepat waktu. Papuq Nikmah bisa membantu teman seusianya untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan meski tidak seberapa. Tidak jarang mereka saling bertukar makanan meski Papuq Nikmah sering menyediakan sarapan, kopi dan sekedar camilan kerupuk selama mereka bekerja. Rata-rata setiap har...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..