Skip to main content

Posts

Showing posts from 2024

Menilik Sejarah di Masjid Kuno Bayan Beleq

Lombok yang banyak dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid, pulau ini tidak pernah sepi ketika waktu sholat tiba. Semua Masjid dan Musholla bersahutan mengumandangkan adzan, mengingatkan semua untuk bersegera menunaikan ibadah wajib sebagai hamba. Meski hidup berdampingan dengan umat agama Hindu yang juga banyak tinggal di Lombok, tapi kerukunan antar umat beragama sungguh terjalin sangat indah.  Islam masuk ke Pulau Lombok dan menyebar sangat pesat. Disinilah Islam pertama kali masuk ke pulau ini. Daerah Bayan, bagian utara Pulau Lombok. Daerah ini dekat dengan pelabuhan ketika itu. Pelabuhan lama itu sudah tak lagi dipakai oleh masyarakat karena pusat kegiatan sekarang berpindah ke daerah selatan sehingga pelabuhannya pun berpindah. Kami melakukan perjalanan dari Mataram pukul 08.00 WITA melewati Pantai Senggigi. Nasi kuning yang sudah disiapkan untuk makan siang kami buka di tikungan Pantai Malimbu. Sepanjang pesisir pantai Senggigi menuju Pemenang, banyak pantai dengan spot ...

Memaknai Novel "Rindu" karya Tere Liye

Saya baru menyelesaikan membaca sebuah Novel karya "Tere Liye" berjudul "Rindu". Sejak menjadi ibu, saya kurang update dengan novel baru. Bukan berarti tidak tahu, tapi jarang membaca novel baru yang sedang banyak disukai karena berkutat dengan buku anak.  Beberapa waktu terakhir ini saya kembali membaca novel untuk diri saya sendiri. Membaca novel memang selalu menyenangkan. Sama seperti membaca siroh, membaca buku fiksi selalu melibatkan imajinasi dan rasa yang tak membuat tak ingin berhenti membaca.  Setiap novel yang saya baca, selalu meninggalkan rasa. Sama seperti novel ini yang meninggalkan banyak rasa. Ada rasa bahagia, sedih juga kecewa yang terasa selama membacanya. Ada banyak hal yang saya bisa dapatkan dari membacanya.  Berikut Beberapa hal yang menurut saya menarik dari dari Novel "Rindu" Berimajinasi berlayar ke Mekkah Bersabar menaiki kapal dari Pelabuhan Tanah Air hingga Pelabuhan Jeddah ketika itu membutuhkan waktu hingga puluhan hari. Set...

Barima (Membaca Nyaring Bersama) Menjadi Ajang Silaturahmi Member Lora di Perpustakaan dan Taman Baca

  Barima bersama adik-adik SDI Bidayatul Hidayah di Perpustakaan Kota Mataram Barima di Perpustakaa Kota Mataram bersama Member Lombok Read Aloud Barima di Pusda Lombok Timur Read Aloud Lombok menjadi komunitas kedua yang membuatku kembali menemukan rumah. Mendapati teman-teman yang luar biasa di dunia nyata, mendapati teman-teman yang punya semangat bermanfaat yang tak kenal lelah membuat saya semakin semangat.  Barima, Membaca Nyaring Bersama menjadi ajang kumpul para member Lombok Read Aloud di Perpustakaan. Ada di Perpustakaan Daerah di Lombok Timur dan Perpustakaan Kota di Mataram. Setiap dua kali dalam satu bulan, kegiatan tersebut rutin dilakukan.  Tujuan kami adalah mengajak lebih banyak orang tua untuk membacakan buku pada anak-anaknya, merasakan manfaat membaca nyaring untuk peningkatan minat baca anak, literasi anak dan bonding dengan anak. Manfaat membaca nyaring bisa dirasakan lebih banyak orang, bisa menyebarkan kebaikan ke lebih banyak orang dan yang pentin...

Ayo Baca Siroh, Serunya Menjelajah Ruang dan Waktu

Membaca buku siroh menjadi jembatan untukku belajar lebih banyak sejak menjadi ibu. Menjadi Pengelola Rumah peradaban membawa saya bertemu banyak teman baru dan belajar berinteraksi dengan anak-anak. Diberikan amanah untuk menyampaikan buku wakaf untuk anak-anak mau baca dan suka membaca buku, terutama siroh, membuat saya terus belajar pada mereka yang aktif bergerak di bidang literasi.  Membacakan buku, membuat games siroh, bercerita tentang siroh dan masih banyak lagi kami lakukan di Rumah Peradaban ini. Kali ini kami diminta untuk memberikan sharing pada adik-adik kelas 5 SDI Bidayatul Hidayah untuk memotivasi mereka membaca siroh. Membaca merupakan kemampuan yang harus kita miliki dalam menjalani kehidupan karena semua sisi kehidupan kita sangat dekat dengan membaca. Membaca petunjuk, membaca poster, membaca himbauan, membaca jadwal dan masih banyak lagi. Tenty, membaca juga sangad dianjurkan dalam Islam sebab menjadi bagian dari perintah Allah yang diturunkan pada surat pertam...

Pendampingan Rencana Tindak Lanjut Diseminasi Buku Saku Profil Pelajar Pancasila

Selasa, 29 Oktober lalu, saya mendapatkan undangan dari Pusat Pengembangan Karakter, Kemdikbud sebagai tindak lanjut dari kegiatan Diseminasi Buku Saku Profil Pelajar Pancasila bulan Mei 2024 lalu. Ketika itu, kami diminta untuk mengisi Rencana Tindak Lanjut sebagai upaya untuk menyebarluaskan informasi yang kami terima saat itu.  Saya masih ingat setelah kegiatan itu, saya menuliskan di blog pribadi saya  Cerita Diseminasi Mei juga menyampaikan sepintas kegiatan tersebut di IG dan facebook dalam bentuk tulisan singkat. Setelah itu, saya juga menyampaikan kegiatan kami tersebut termasuk membawakan buku yang diberikan pada kami untuk bisa dibaca teman-teman mengaji. Tidak hanya itu, teman-teman yang bertanya tentang kegiatan itu juga saya ceritakan.  Kali ini, follow up dari pihak puspeka untuk menceritakan beberapa orang yang sudah melaksanakan RTL nya dan berhasil menyampaikan ke lebih banyak orang tentang informasi yang terkandung dalam buku-buku tersebut.   ...

Rengginang Papuq Nikmah

  Lima belas tahun menggeluti usaha ini, tidak mematahkan semangat Papuq Nikmah untuk terus memproduksinya. Meski tidak banyak peningkatan keuntungan karena produksinya pun tidak bisa banyak, tapi ia merasa senang bisa mengumpulkan teman-teman seusianya untuk bisa tetap bertemu di rumahnya membuat rengginang bersama.  Produksi rengginang ini bukan hanya sebagai ajang mencari uang, tapi juga membuat mereka tetap sehat dengan kegiatan yang ada disini. Rengginang yang erat dengan simbol persatuan karena merupakan butiran ketan yang menyatu menjadi makanan yang gurih dan renyah ini benar mendekatkan mereka. Bertemu untuk membuat rengginang, bekerjasama dan berbagi tugas agar semua bisa selesai tepat waktu. Papuq Nikmah bisa membantu teman seusianya untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan meski tidak seberapa. Tidak jarang mereka saling bertukar makanan meski Papuq Nikmah sering menyediakan sarapan, kopi dan sekedar camilan kerupuk selama mereka bekerja.  Rata-rata setiap har...