Memilih sekolah bukan hal yang mudah. Memilih tempat menitipkan anak adalah perkara yang rumit. Bukan tentang seberapa bagus sekolah itu, tapi seberapa anak kita butuh sekolah itu. Sejak awal, memilih sekolah bagi saya bukan tentang bagus atau tidak. Saya melihat visi dan misi sekolah, melihat lingkungan fisik sekolahnya kemudian melihat bagaimana sekolah itu memandang anak-anak. Intinya adalah jangan terlalu tinggi berespektasi karena kecewa itu akan lebih menyakitkan. Pertimbangan mencari sekolah untuk dua anak itu berbeda, tergantung dari kebutuhan setiap anak. Si sulung misalnya, anaknya suka eksplore, suka main di luar, suka banyak teman dan energi fisiknya tidak pernah habis. Dia tidak sulit beradaptasi. Watak sanguinis membuatnya selalu ceria dimanapun. Sejak adiknya lahir, ia meminta untuk sekolah. Beberapa kali kerumah Uti di Lombok Timur yang depan rumah ada TK, dia selalu ikut senam bahkan masuk ke kelas. Dia kenal teman banyak dan selalu ceria kalau ada tem...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..