Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2022

Menuai Hikmah Seorang Programmer dibalik Cerita di Rumah Peradaban

Rumah Peradaban ingin saya jadikan sebagai sebuah tempat berbagi dan bercerita. Rumah Peradaban adalah salah satu cara saya untuk memaksa diri saya untuk bergerak. Bergerak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk yang ada di sekeliling saya dari hal yang terkecil yang bisa saya lakukan.  Mungkin memang saya bukan siapa-siapa, tapi semakin lama saya semakin ingin bisa bermanfaat untuk sekitar saya meski hanya sedikit. Apalagi anak-anak masih sangat butuh saya di setiap waktu mereka jadi saya ingin berkegiatan yang bisa melibatkan anak-anak dan bisa membuat anak-anak lain pun merasakan sesuatu yang bermanfaat.  Rumah Peradaban adalah cara saya untuk mengajak anak-anak memiliki wawasan yang luas, memiliki kebijaksanaan dalam memaknai kehidupan, belajar dari sejarah, belajar untuk menjadi tokoh peradaban dengan kemampuan yang mereka miliki. Mulai dari mencintai literasi, memaknai setiap peristiwa dengan bijaksana dan kemudian menjadikannya sebagai pelajaran dan motivasi untuk ...

Rumah Peradaban adalah Mimpiku yang Menjadi Nyata

 Menjadi bagian dari Spirit Nabawiyah Community (SNC) seperti sebuah titik balik bagiku. Aku seperti menemukan sebuah energi baru untuk bisa berubah menjadi lebih baik dan bermanfaat lebih banyak untuk orang lain.  Semakin dewasa usia, semakin banyak melihat sekeliling, rasanya sudah ingin lebih bermanfaat untuk lebih banyak orang. Awal mengenal komunitas ini adalah ketika mengenal Buku Pintar Iman dan Islam dari Mbak Gina Handayani. Sejak itu, saya terus mengikuti story sosial media Mbak Gina dan makin jatuh hati dengan program wakaf buku. Wakaf buku adalah sebuah sarana untuk bisa menyebarkan banyak buku kepada mereka yang memang terbatas dalam mengakses buku siroh. Buku-buku premium dengan harga yang tidak murah ini jarang bisa diakses oleh banyak orang. Banyak yang tidak bisa mengakses karena keterbatasan mereka, bukan hanya tentang dana tapi juga pengetahuan tentang pentingnya siroh. Adanya program wakaf buku siroh ini benar-benar membuat saya semakin yakin kalau komunita...

Pagi Pagi di Aranka Tempasan Lodge

 Akhir bulan selalu menjadi dilema bagi keluarga kami. Apalagi akhir bulan Juli kali ini jatuh di hari Sabtu dan Minggu. Sudah pasti Ayah akan sibuk dengan pekerjaan kantor. Buat saya, ini memang sudah biasa, tapi tentu tidak untuk anak-anak yang sudah menunggu weekend untuk bisa bermain bersama Ayah. Mereka sudah menunggu hari Jum'at yang pasti Ayah akan pulang. Kerja di luar kota Mataram membuat Ayah harus pulang seminggu sekali atau dua kali karena jalanan yang cukup ramai dan pertimbangan capek kalau harus pulang pergi setiap hari. Kami pun memutuskan untuk membuat sebuah tempat tinggal sederhana di dekat kantor suami untuk bisa jadi tempatnya istirahat dan kami bisa ikut kesana lebih leluasa. Di sebuah kompleks perumahan yang sudah padat penduduk, kami membangun sebuah rumah sangat sederhana sekali untuk bisa menjadi tempat singgah Ayahnya anak-anak kalau capek kerja dan tidak bisa langsung pulang.  Weekend ini pun kami disuruh untuk ke Lombok Timur karena dia akan lembur...