Hidup di kompleks mengajarkanku banyak hal. Sebagai salah satu rumah tangga baru, salah satu warga muda dan baru pindah, saya memang memilih untuk hanya menjalin silaturahim seperlunya dengan tetangga. Saya yang pada dasarnya memang tidak suka mengurus hidup orang dan tidak suka diurus hidup saya lebih suka membersamai anak-anak dan belajar untuk bisa menjadi lebih baik. Saya merasa selama ini sudah stag. Tidak produktif. Pernah bekerja, pernah aktif menulis, pernah berarti, saya merasa sejak punya bayi dan berkutat dengan pekerjaan rumah tangga jadi tidak produktif. Padahal mungkin sebenarnya saya sedang berproses, mengembangkan anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang. Membersamai mereka, belajar teknik parenting yang lebih baik dan terutama mengelola emosi. Emosi menjadi pelajaran yang sangat penting bagi saya karena ternyata memang musuh yang paling besar bagi ibu rumah tangga adalah jenuh. Jenuh dengan rutinitas, tapi bukan berarti tidak ikhlas. Dalam hal apap...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..