Finally, i’ve got holiday. Meskipun tak seperti yang direncanakan, tapi paling tidak aku bisa ketemu bapak nanti. Pengen banget nyekar di makan Mbah Kakung yang belum pernah kukunjungi, tapi sepertinya harus rela pupus karena aku masih belum sanggup melihat Ambarawa seutuhnya. Bukan hanya masalah uang, tapi sepertinya Ambarawa masih menjadi momok yang menyeramkan untukku. Kenangan pahit yang masih tersisa disana masih belum sanggup kurasakan kembali. Semuanya terasa masih begitu menyayat, belum kering luka karenanya. Perjalanan cuti berjalan lancar meski tak seperti rencana awal. Semua tak seperti keinginan untuk pulang dengan senyum dan kebahagiaan. Keberangkatan ke Bromo sengaja untuk mengaburkan rencana cuti pulang yang sebenarnya hanya ingin kumanfaatkan untuk sejenak menenangkan diri di Surabaya. Rencana mampir ke tempat beberapa teman pun sepertinya harus dibatalkan karena waktu yang tak cukup. Kami meluncur dari Lombok tanggal 6 Juni 2013 pagi. Aku, Tami dan Lia memutuska...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..