Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Beliau Saja Masih Bisa Tersenyum

Ada pancaran ketabahan dan ketegaran di garis wajahnya. Candaan yang selalu keluar dari mulutnya membuat semua orang yang ada di sekitarnya merasa bahagia. Tak akan terasa menyenangkan tanpanya, keberadaannya sangat dirindukan. Lagu dangdut masih mengalun dari handphonenya. Sebagai penghibur hati menepis lelah sambil merawat deretan pohon apel bersama pekerja-pekerja yang lain. Mbok Nnem, Mbok Jah dan Pak Dobleh, teman seperjuangannya. Pekerja kebun apel milik Kusuma Agrowisata itu masih terlihat bersemangat meski terik menyengat tubuh mereka. Berbekal topi dan caping mereka melengkungkan cabang-cabang pohon apel sambil bersenda gurau dan bersenandung. Setelah panen raya, pohon-pohon apel yangbiasa berbuah setahun dua kali dipangkas pucuk-pucuknya untuk dihilangkan tunas air dan ranting-ranting yang tak produktif. Ranting-rantingnya dilengkungkan agar tumbuhnya rimbun tak terlalu tinggi karena merupakan lokasi wisata petik. Julmah rantingnya pun dibatasi agar pertumbuhan buahnya m...

Pacaran itu apa sih?

Masih tentang cinta, pacaran adalah kata tabu buatku. Entah karena efek udah lama nggak opacaran atau perbedaan persepsi pacaran. Bukan tidak pernah pacaran, aku pun pernah merasakan yang namanya pacaran. SMA, tempat pertamaku mengenal kata itu, kata yang sangat familiar di telinga, otak dan benak anak-anak muda (walaupun kenyataannya bukan Cuma anak muda aja yang merasakannya). Awalnya aku belum mengerti maksud dan tujuan pacaran sebenarnya. Dalam opiniku, masih tertanam kalau pacaran itu sama aja sama temenan, sahabatan dan sejenisnya. Kenapa harus disebut pacaran kalau sama dengan berteman atau bersahabat. Pertanyaan itulah yang terkadang diinpretasikan salah oleh mereka yang menyebabkan banyaknya kecelakaan tak diinginkan dalam kecelakaan. Pacaran itu kan belum memiliki, pacaran itu kan saling mengenal, kenapa harus memaksakan membedakan status itu dengan cara yang merugikan diri sendiri dan banyak orang. Mungkin aku disebut kolot, atau picik atau mungkin malah jadul, tenta...

Jodoh itu datang dengan cara yang unik

Orangtuaku, misalnya. Tak pernah ada hubungan apa-apa sebelumnya, ibu pun tak pernah tahu perasaan bapak padanya. Ketika bapak sering datang ke rumah untuk sekedar ngobrol, seseorang yang sedang mendekati ibu mulai mengancam akan mencelakai bapak. Ketika keadaan mulai genting karena banyak ancaman dan tekanan, sebuah pertanyaan yang tak pernah terbersit oleh ibu muncul dari mulut eyang kakung pada bapak, “Mau nikah sama anak saya?”. Pertanyaan yang sama sekali tak pernah diduga karena tak ada yang tahu kalau bapak menyimpan perasaan pada ibu. Si dingin yang tak pernah bisa mengungkapkan perasaannya itu menjawab “iya’. Ibu yang ketika itu sedikit kaget dengan jawaban bapak pun menerima pinangan itu. Mereka belajar mencintai, belajar menghargai dan mengerti satu sama lain dalam ikatan suci yang membuat cinta mereka benar-benar tulus. Cinta tumbuh semakin besar seiring bertambahnya umur pernikahan mereka dan keberadaan kami, anak-anak mereka. Cinta mereka benar-benar indah. Sangat t...

Awan Mendung di ufuk 2009

Satu tangga telah kembali terlewati, tangga kehidupan yang membawa pada pelajaran baru menuju yang lebih baik. Menuju pada kedewasaan dan bijaksana dalam setiap permasalahan hidup yang dijalani. Tak pernah ada yang tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, takkan pernah ada yang tahu musibah apa yang kan menimpanya, tak ada yang tahu pula rezeki apa yang kan didapatnya. Namun, harus tetap menerimanya dengan ikhlas dan menjalaninya dengan setulus hati karena memang itulah yang sudah digariskan untuk kita. Begitupula dengan musibah yang terjadi pada keluarga kami dua tahun yang lalu. Semua terjadi begitu cepat. Tak pernah ada firasat apapun ketika tiba-tiba peristiwa itu menguak. Bagai petir menggelegar, sebuah sms galau dari Ibu Suri mengisi inbox ponselku tepat sebelum masuk kuliah.  Perasaanku mulai nggak enak. Ada sesuatu yang nggak beres pasti, sampai Ibu Suri sms mendoakanku cepet lulus saat tak ada angin, tak ada hujan. Hatiku mulai nggak tenang, sengaja mengambil bangk...

Sampai sekarang masih menanti

Tak pernah kuduga akan sampai juga di titik ini. Perkenalan setahun yang lalu berawal dari candaan itu, sampai juga di titik ini. Titik yang kuharapkan, tapi tak pernah berani kubayangkan. Titik dimana kupikir hanya sebuah angan saja. Meski belum ada kejelasan, dekat dengannya pun aku sudah bahagia. Perjalanan hubungan kami berjalan sangat lambat, tak ada progress selama setahun penuh. Jalan kayak kereta api butut yang kehabisan bahan bakar. Lambat dan datar. Hanya sesekali kami berhubungan dengan bahasan umum dan gombalan datar. Tak ada tanda-tanda akan menuju ke arah yang lebih baik. Tak ada yang berani memulai hingga akhirnya aku pun memberanikan diri menghubunginya terebih dahulu, hal yang sebelumnya tak pernah kulakukan. Namun, niatku hanya ingin dekat dengannya, itu sudah cukup kalau memang kami tak bisa menjalin hubungan seperti yang kuharapkan. Sosok kakak yang ada dalam dirinya yang selama ini kuinginkan, cukup hanya bisa dekat dengannya. Namun, satu persatu kenyataan membua...

Refleksi Hati

Relationship adalah sebuah hubungan abstrak yang bahkan sampai sekarang aku pun tidak tahu persis bagaimana aturan mainnya. Kapan dikatakan 'in a relationship' dan kapan dikatakan 'just friend'. Banyak persepsi tentang hubungan itu. Bahkan sampai sekarang aku pun masih belum mengerti, apakah ini efek dari lama nggak pacaran? atau terlalu polos untuk menganalisis keadaan? atau memang sebenarnya hubungan itu hanya persepsi saja? Setahun yang lalu, kami bertemu, setahun lalu kami berkenalan dan menjalani hubungan pertemananan yang aneh. Kadang dekat, kadang jauh, kadang intens, kadang lost contact, tapi selalu ada kata rindu yang muncul dari pembicaraan kami. Jarak menjadi penghambat komunikasi kami. Pertemuan kami dimulai dari candaan dan keisengan nggak jelas di hari pernikahan Paman kesayanganku. Aku yang masih di Solo, nggak bisa menghadiri pernikahan paman yang paling dekat denganku, hanya bisa mendengar kabar dari telephone. Setiap hari kutelpon Ibu Suri untuk seke...