Pulang dari Al Fikr di Serengan, naik bis Nusa A pulang ke kampus. Berhubung nggak punya kendaraan sendiri, kema-mana aku harus bersahabat dengan kendaraan umum dan memang aku sudah sangat bersahabat sejak SMP. Apalagi memang sejak kecil aku udah sering travelling ikut bapak yang kerja sebagai konsultasn di proyek jalan tol yang selalu pindah tempat. Dulu sih ikut kemana bapak proyek, tapi sejak sekolah TK, aku, adikku dan ibu menetap di Ambrawa bersama orang tua bapak alias simbah dalam bahasa Jawa. Itulah yang menyebabkanku akrab dengan kedaraan bermotor dan nggak gampang mabuk darat. Berhubung ibu asli Lombok jadi aku sering jenguk papuk (sebutan nenek dan kakek dalam bahasa sasak) di Lombok dan ternyata aku teruji nggak mabuk laut. Kalau udara belum pernah jadi aku nggak tahu mabuk udara apa nggak, tapi setidaknya dua titik aman udah teruji. Aku mulai menjalin persahabatan sejak SMP karena aku harus naik angkutan kota (angkot) untuk sampai di SMP ku yang jaraknya sekitar 5 km da...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..