Minggu, 5 September 2011. Akhirnya jadi juga kami touring mengunjungi desa di lembah gunung yang katanya menyimpan sejuta pesona. “Bagus disana,” kata-kata yang selalu membuatku ingin segera meluncur dan menyaksikan sendiri. Males diceritain terus, mau aku buktiin sebagus apa sih sampe dipromosiin segitunya. Setelah perencanaan perjalanan yang sangat membingungkan terkendala kendaraan dan pak sopir sebab kami berempat cewek semua. Mana kalau mau ke sana harus lewat bukit dan nggak ada satupun dari kami yang berani duduk memegang kendali motor, bisanya bonceng. Cari enak. Setelah sempet terancam batal berangkat karena salahs atu dari kami nggak dapet tebengan, akhirnya berkah pagi hari menghampiri kami. Ada sukarelawan yang mau jadi tempet nebeng kami. Kami berangkat dengan 8 personel yang dibagi jadi 4 pasang. Yang 2 pasang pacaran sedangkan yang dua lagi termasuk aku nggak. (>.<). Kasihan ya... Renaca awal kami kumpul di rumahku jam 8, tapi ternyata ada yang molor sampe lama. ...
berbagi rasa, berbagi cerita dari istri dan ibu dua anak. Semoga bermanfaat..